WONOSARI, Senin Legi – Pasutri (pasangan suami istri) Indri Muthoharoh – Eko Suharno warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari , seminnggu lebih menunggui Fatimah puterinya, di RSUD Wonosari karena menderita gizi buruk. Awal masuk RSUD Wonosari berat badan Fatimah hanya 2,1 Kg. Saat ini telah berubah memaik, menjadi 2, 59 Kg.
Informasi yang berhasil dihimpun awak media menunjukkan pasangan Indri-Eko harus mengurus delapan anak. Fatimah merupakan putri paling bontot berusia 1,5 bulan.
Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Gedangsari bekerja sama dengan Humas Mirota Kampus Yogyakarta menjenguk Fatimah, si balita penderia gizi buruk di RSUD Wonosari, 10/7/17.
Andreas probo, Humas Mirota ke RSUD Wonosari memberikan bantuan sejumlah sembako.
“Ini untuk meringankan beban keluarga, semoga bantuan bermanfaat,” kata Andreas Probo singkat.
Indri, ibu Fatimah bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada keluarganya.
TKSK Gedangsari, Darmawan Ansyori mengusulkan agar Mirota Kampus tidak sebatas memberi ikan tetapi kail.
Damawan Ansyori menyebutkan, kalau memenuhi persyaratan Indri bisa dipekerjakan di perusahaan, tempat Andreas Probo bekerja.
Reporter: W. Joko Narendro
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…