OPINI

BERAS MAHAL, RAKYAT PERLU DIDORONG MAKAN “BODIN”

Oleh: Slamet, S.Pd. MM

 

 

GUNA mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras sebagai bahan konsumsi pokok sudah selayaknya masyarakat didorong mengganti dengan bahan pangan lokal seperti ubi-ubian.

Beras masih menjadi sumber karbohidrat utama sebagian besar masyarakat GunungkIdul. Warga belum menganggap dirinya makan kalau belum ‘maem’ nasi.

Untuk itu harus dikampanyekan gerakan pangan lokal sebagai pengganti ketergantungan terhadap beras.

Hal ini sebagai upaya antisipasi makin menyempitnya area tanaman padi dan mahalnya harga beras.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah terus mengembangkan potensi pangan lokal seperti bodin (ketela), garut, uwi hingga gembili.

Pengamatan kami angka ketergantungan beras di Gunungkidul masih tinggi karena dari sisi perhitungan mencapai 83 kilogram per kapita dalam setahun.

Terobosan kampanye gerakan mengurangi makan nasi dengan mengganti sumber karbohidrat lain menjadi penting. Demi kesehatan warga juga perlu digerakkan makan sayur.

Potensi makanan lokal yang berasal dari ubi bisa menjadi bahan pangan yang cocok sebagai pengganti beras.

Dikutip dari sumber terpercaya bahwa kandungan gizi pangan lokal tidak kalah enak, bahkan lebih sehat karena kaya serat dan rendah gula.

Di Gunungkidul sangat potensial dikembangkan jenis ubi-ubian yang banyak tumbuh di pekarangan.

Dinas Pertanian perlu mereview program terkait bahan pangan lokal, mengingat area lahan pertanian padi makin menyempit. Program diversifikasi pangan harus digalakan sehingga bisa menjadi solusi saat adanya ancaman krisis pangan.

Untuk pengembangan tanaman pangan lokal, dinas pertanian bisa memaksimalkan fungsi penyuluh pertanian yang sudah tersebar di seluruh kalurahan se Gunungkidul

Penulis adalah Politisi Gerindra, bakal calon anggota DPRD DIY 2024.
infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

6 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago