“Setelah ada kepengurusan kita mencari terobosan dana terutama dari pemerintah pusat di kementerian sosial untuk kegiatan lansia potensial terutama kerajinan dari bambu dan olahan makanan serta jamu tradisional,” ungkap Suparno.
Lebih lanjut Suparno berharap, dalam Lomba Pilar – Pilar Sosial Berprestasi, LKS Laku Utomo dapat lolos sehingga bisa maju tingkat nasional mewakili Provinsi DIY.
Sementara itu senada dengan Suparno, Ketua Posyandu Lansia Suparjiyem menyampaikan, dalam penilaian kali ini pihaknya berharap LKS Laku Utomo dapat memperoleh nilai terbaik sehingga lolos tingkat nasional.
Suparjiyem menambahkan, selain tata kelola administrasi kegiatan yang baik, peran serta anggota dan masyarakat dalam mendukung program LKS Laku Utomo juga menjadi poin penting penilaian.
“Sejauh mana peran dan manfaat LKS Laku Utomo dalam mendampingi anggota harus bisa dirasakan masyarakat. Semoga nantinya lebih baik dan lolos tingkat nasional, ” pungkas Suparjiyem. (ag)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…