“Setelah ada kepengurusan kita mencari terobosan dana terutama dari pemerintah pusat di kementerian sosial untuk kegiatan lansia potensial terutama kerajinan dari bambu dan olahan makanan serta jamu tradisional,” ungkap Suparno.
Lebih lanjut Suparno berharap, dalam Lomba Pilar – Pilar Sosial Berprestasi, LKS Laku Utomo dapat lolos sehingga bisa maju tingkat nasional mewakili Provinsi DIY.
Sementara itu senada dengan Suparno, Ketua Posyandu Lansia Suparjiyem menyampaikan, dalam penilaian kali ini pihaknya berharap LKS Laku Utomo dapat memperoleh nilai terbaik sehingga lolos tingkat nasional.
Suparjiyem menambahkan, selain tata kelola administrasi kegiatan yang baik, peran serta anggota dan masyarakat dalam mendukung program LKS Laku Utomo juga menjadi poin penting penilaian.
“Sejauh mana peran dan manfaat LKS Laku Utomo dalam mendampingi anggota harus bisa dirasakan masyarakat. Semoga nantinya lebih baik dan lolos tingkat nasional, ” pungkas Suparjiyem. (ag)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL – RABU PON, Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan…
YOGYAKARTA - RABU PON, Polisi berhasil mengamankan terduga pelaku penganiayaan di Jalan Kerto Muja Muju,…