WONOSARI – Senin Kliwon | Goa Ngingrong yang terletak di Desa Mulo, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta menawarkan tanaman eksotis, berlian hijau atau cendana. Tumbuhan tersebut tidak banyak diperhatikan orang, kecuali warga pencari pakan ternak.
Awak media mencatat, di bibir Goa Ngingrong terdapat puluhan pohon cendana tetapi pertumbuhannya kerdil.
VIDEO TERKAIT :
Patut diduga, warga setempat memangkasnya untuk keperluan pakan ternak.
Suwarno, selaku Ketua Pokdarwis Goa Ngingrong pun tidak menyadari, bahwa di bibir goa banyak berlian hijau.
Ketua Pokdarwis Mulo, ketika ditanya asal muasal tumbuhan tersebut hanya berbicara singkat.
“Terimakasih informasinya,” kata dia.
Pada puncak musim kering 7 Oktober 2019, pucuk cendana yang selamat dari tangan para perumput makin menghijau. Seolah dedaunan itu berbicara, “Inilah konservasi yang bisa kami lakukan.”
Sekeras apapun suara daun cendana tidak akan terdengar oleh telinga manusia, yang terlanjur kurang peka terhadap irama alam.
Organisasi Pemerintah Daerah seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, apalagi Dinas Pariwisata, kepeduliannya telah tergerus oleh proyek tertentu.
Anggota Dewan lebih-lebih. Komisi C tidak akan menyuarakan aspirasi pohon cendana yang tumbuh di bibir Goa Ngingrong. (Bambang Wahyu Widayadi)
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…