PERISTIWA

Bertepatan pada Pelantikan Bupati Terpilih, Warga Nglipar Gantung Diri

NGLIPAR-JUMAT PON | Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, Pilkada 2020 Kabupaten Gunungkidul menjadi hari bersejarah bagi Sunaryanta-Heri Susanto dan masyarakat Gunungkidul. Sayang, momen penting tersebut ditandai peristiwa Gantung Diri (Gandir), Jumat, (26/02/2021).

Painem (78) warga Padukuhan Ngabdirejo RT 03/06, Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar, membuat geger warga sekitar karena nekat mengakhiri hidupnya dengan cara Gantung Diri lantaran depresi.

Peristiwa tersebut berawal ketika, pukul 02.30 WIB, Marjiyem (68) saudara korban bangun tidur untuk melaksanakan Sholat Tahajud. Setelah selesai Sholat Tahajud, Marjiyem hendak membangunkan Painem, namun korban sudah tidak ada dikamar.

“Marjiyem mencari korban ke samping dan belakang rumah namun tidak ada,” kata Kanit Reskrim Polsek Nglipar, Ipda Ngatimin.

Lebih lanjut Ngatimin menjelaskan, setelah tidak menemukan korban, Marjiyem menuju rumah Karno yang jaraknya kurang lebih 200 meter, namun disana korban juga tidak ditemukan. Selang beberapa waktu kemudian Marjiyem dan Karno mencari keberadaan korban disekitaran rumah. Sekitar pukul 05.30 WIB, mereka menemukan korban meninggal dunia dengan posisi Gantung Diri di samping rumah.

“Mereka menemuka korban sudah keadaan meninggal Gantung Diri,” ucapnya.

Melihat kejadian tersebut, Karno pun melaporkan ke Perangkat Kalurahan dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nglipar. Petugas yang mendapat laporan kemudian menuju lokasi untuk melakukan olah TKP. Petugas yang datang kemudian mengevakuasi korban dari jeratan tali dilehernya.

“Petugas datang ke lokasi korban masih dalam keadaan tergantung, sehingga kami lakukan evakuasi terhadap korban,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan dengan tim medis, tidak ditemukan adanya penganiayaan terhadap korban. Korban murni bunuh diri dengan cara Gantung Diri. Diduga korban depresi karena sudah usia lanjut ditinggal oleh suaminya sekitar 2 tahun lalu.

“Korban tidak memiliki keturunan dan hanya menumpang hidup ditempat saudaranya,” pungkasnya. (Heri)

infogunungkidul

Recent Posts

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

13 jam ago

Beat Vs Smash, Dua Pengendara Dilarikan Ke Rumah Sakit

NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 hari ago

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

1 minggu ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

1 minggu ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

1 minggu ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

1 minggu ago