WONOSARI-SELASA PON | Menjelang perombakan kabinet Indonesia Maju Jilid-2, Mendikbud Nadiem Makarim dituding menghapus Pancasila dari mata pelajaran Wajib.
Belakangan diketahui bahwa berita tersebut bohong besar, karena laman resmi Kemendikbud tidak menyebutkan bahwa Pancasila dihapus dari ranah pendidikan.
Eddy Praptono, selaku pelaksana tugas harian Dinas Kebudayaan Gunungkidul angkat bicara bersamaan dengan peringatan hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2021.
“Sepanjang laman resmi kemendikbud tidak memberitakan, berita yang lain saya anggap hoax,” tulis Eddy Praptono, di akun Facebook, 1-6-2021.
Dia menjelaskan, Pemerintah tidak perlu menjelaskan atau mematahkan isu yang dilemparkan pihak tertentu, karena masyarakat Indonesia bisa langsung kroscek di laman resmi pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud.
“Capek. Kalau setiap isu harus dicounter. Cukup dengan membuat laman resmi,” tegas Eddy Praptono.(Bambang Wahyu)
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…