Sementara itu Ridwan Budi Prasetyo, ST, M. Eng Perekayasa Ahli Muda BPPT menambahkan, pameran AIS adalah dalam rangka pengembangan fungsi Baron Technopark sebagai destinasi wisata edukasi bahari berbasis teknologi.
“Soft Launching teknologi tersebut dilakukan pada saat digelar acara Baron Techno Festival beberapa waktu silam,” kata Ridwan.
Belum lama ini, siswa dan guru SMKN 1 Tanjungsari, Gunungkidul berkunjung ke Baron Technopark. Mereka, ujar Ridwan, antusias menyimak penjelasan dari tim ahli BPPT.
Menurut para guru, paparan BPPT memperkaya khasanah keilmuan pada mata pelajaran jurusan nautika dan teknika perkapalan ikan.
Sebelumnya, Baron Technopark BPPT juga mengembangkan teknologi pengolahan air laut menjadi air tawar bahkan air siap minum melalui teknologi reverse osmosis dengan sumber energi listrik dari tenaga hybrid (surya dan angin).
Alat tersebut masih berfungsi hingga saat ini. Diharapkan teknologi tersebut menjadi solusi alternatif kebutuhan air bersih di saat musim kemarau bagi masyarakat pesisir dan pulau terpencil, terluar dan terdepan di wilayah Indonesia. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…