WONOSARI-SENIN PAHING | Sejumlah pabrik tahu nekat membuang limbah ke sungai, akibatnya air sungai menjadi kotor, dan berbau busuk menyengat. Hal itu menuai protes warga Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari pada Minggu, (14/06) siang.
Sempat beredar video amatir yang menunjukan sejumlah pabrik tahu dan tempe yang ada di Kalurahan Siraman, Kepanewon Wonosari Kabupaten Gunungkidul membuang limbah di Sungai Krapyak wilayah setempat.
Limbah berupa cairan sisa penggilingan, tidak dibuang ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ada namun justru dibuang ke sungai.
Menurut warga setempat kejadian ini telah berlansung sejak 2017, hingga akhirnya air sungai mulai mengeluarkan bau busuk menyengat pada akhir 2019 lalu.
Suparman salah satu warga menyebut, setidaknya 6 pabrik tahu dan tempe yang ada nekat membuang limbah ke sungai.
Dampaknya, lebih lanjut Suparman menjelaskan, sungai yang tadinya berair jernih bahkan banyak ikan yang hidup, kini berubah menjadi bau dan kotor.
“Ditambah lagi, di beberapa titik air sungai tersebut masih digunakan untuk keperluan warga sehari-hari mulai dari mandi hingga mencuci”, ungkapnya.
Sementara itu, Pemerintah Kalurahan Siraman mengaku sudah mendengar adanya keluhan dari warga setempat tersebut. Pihaknya juga berupaya memanggil para pengusaha pabrik tahu dan memberikan teguran atas tindakan yang mereka lakukan.
Menurut Lurah setempat Damiyo mengatakan, sejumlah pabrik nekat membuang limbah kesungai dengan alasan saluran IPAL yang dibangun tahun 2007 lalu sudah tidak mampu menampung limbah yang ada.
Damiyo menambahkan, Setelah dilakukan musyawarah, para pengusaha pabrik bertanggung jawab atas hal ini, dan berjanji akan segera memperbaiki pengelolaan (IPAL) milik mereka.
“Sehingga tidak dibuang lagi kesungai dan harapanya sungai dapat difungsikan kembali oleh warga”, pungkas Damiyo. (Hery)
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…