WONOSARI – Jumat Pahing | Beras Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di tiga kecamatan ditengarai tidak memenuhi standar kualitas. Bulog DIY meluruskan dugaan tersebut.
Diketahui bersama, Perum BULOG sebagai salah satu pilar ketahanan pangan bangsa sesuai penugasan pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Sosial Nomor 01/MS/K/07/2019 tanggal 15 Juli 2019, diberi peran sebagai penyedia bahan pokok beras Program BPNT.
VIDEO TERKAIT :
Kepala Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Juaheni menyatakan Perum BULOG bersinergi dengan gabungan kelompok tani (gapoktan) lokal serta supplier yang telah eksisting untuk memenuhi preferensi konsumen, salah satunya di Kabupaten Gunungkidul.
Beras yang digunakan untuk Program BPNT di Gunungkidul merupakan beras hasil olahan dari gapoktan/mitra pengolah dan/atau mitra Bulog langsung didistribusikan ke agen-agen setempat.
Dalam rangka melakukan monitoring dan pengecekan kepuasan pelanggan secara berkala, Bulog aktif melakukan pengecekan di agen dan KPM (Kelompok Penerima Manfaat).
Berdasarkan hasil penelusuran dan pantauan, tidak ditemui adanya indikasi beras yang tidak sesuai standar.
Page: 1 2
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…