Categories: NASIONAL

Buntut Wartawan Meninggal, Para Juru Warta akan Melakukan Aksi

JAKARTA, (Sabtu Wage)-Beredar informasi buntut meninggalnya wartawan MY di Kotabaru, para juru warta (wartawan) akan melakukan aksi damai pada tanggal 04 Juli 2018 dengan tiga agenda di tiga titik berbeda.

Dewan Pers diklaim sebagai penyebabnya, sehingga digugat oleh 2 organisasi wartawan.

Dikutip dari Sinar Pagi Baru, yang diunggah hari ini (23/06), kegiatan ini dilakukan secara spontanitas atas apa yang menimpa wartawan MY di Kotabaru hingga meregang nyawa lantaran karya tulisnya berhadapan dengan hukum dan banyaknya peristiwa serupa yang dialami oleh wartawan-wartawan media kecil/menengah yang menyebabkan masuk ke jeruri besi. Dewan Pers diklaim sebagai penyebabnya.

Dijelaskan dalam pemberitaanya, beredar informasi akan adanya aksi damai para wartawan yang akan dilakukan pada tanggal 04 Juli 2018 dengan tiga agenda di tiga titik berbeda. Informasi beredar luas di banyak group whatsapp kewartawanan yang berisi akan melakukan aksi dan menginventarisir massa dari berbagai elemen wartawan mulai dari organisasi wartawan, wartawan secara pribadi hingga kepada perusahaan media-media. Terlihat sangat banyak dukungan dan respon yang positif, disinyalir aksi ini adalah aksi besar karena terlihat ada gabungan dari banyak organisasi wartawan.

Agenda awal adalah dukungan dan menghadiri sidang lanjutan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan tergugat Dewan Pers yang digugat dua organisasi wartawan. Titik kumpul untuk aksi pertama ini, dari informasi yang beredar itu di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Agenda kedua adalah tabur bunga atas perlakuan diskriminasi dan kriminalisasi pers, serta solidaritas wartawan atas tewasnya wartawan Muhammad Yusuf di Kotabaru. Aksi dilakukan di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebun Sirih, Jakarta Pusat. Agenda ketiga, Halal Bi Halal dan diskusi media bersama Forum Group WA #Menggugat Dewan Pers, yang akan dilaksanakan di Hotel Luminoor, Pecenongan Jakarta.

Masih dari informasi yang sudah beredar luas itu, aksi ini adalah rangkaian yang dilakukan pada Hari Rabu, tanggal 04 Juli 2018 mendatang yang dimulai pada pukul 11.00 wib di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Belum ada yang mengklaim secara resmi aksi solidaritas wartawan ini.

Belum ada yang mengklaim secara resmi siapa yang menggerakkan aksi ini, akan tetapi nama pentolan PPWI dan SPRI berada dibarisan teratas. Gerakan ini ternyata banyak respon positif dan dukungan yang kuat dari kalangan wartawan, organisasi wartawan maupun dari media-media massa cetak dan online yang bersiap untuk bergabung.

Ditambahkan dalam pemberitaan Sinar Pagi Baru, bahwa informasi yang didapat, ada juga kelompok-kelompok wartawan dan organisasi wartawan di daerah-daerah yang mempersiapkan diri melakukan aksi yang sama di wilayah masing-masing. (Jk)

infogunungkidul

Recent Posts

Ribuan Mahasiswa Baru UPN Veteran Yogyakarta Ikuti Pembukaan PKKBN

YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…

18 jam ago

Siapkan SDM Berdaya Saing Global, Tim Admisi UNY Sosialisasikan Program IUP

YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…

1 hari ago

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

1 minggu ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

2 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

2 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

2 minggu ago