WONOSARI, Jumat Kliwon – Sepanjang masa pemerintahan, Presiden Joko Widodo gencar melaksanakan Program Operasi Nasional Agraria (Prona). Dalam membagikan sertifikat prona pun tidak didelegasikan kepada Gubernur, tetapi ditangani sendiri. Ini cara cerdas atau pintu masuk untuk masa jabatan yang ke-2?
Keliling tanah air, dari propinsi ke propinsi secara melekat memang kewajiban Presiden. Kalau Kepala Negara tidak pernah keluar dari Ibukota, pasti dibilang sebagai pemimpin tidak merakyat.
Presiden Joko Widodo nenargetkan, 126 juta sertifikat tanah harus terselesaikan hingga akhir masa jabatan 2019. Selama 2 tahun pemerintahannya 2015-2016, di seluruh Indonesia baru terlaksana 46 juta bidang.
Bertempat di Balikpapan, Kalimantan Timur, saat membagi 1.535 sertifikat , Presiden merinci, tahun 2017 akan dibagikan sebanyak 5 juta lembar, 2018 – 7 juta, selanjutnya tahun 2019 diselesaikan sebanyak 9 juta bidang.
Diakumulasikan, pekerjaan selama lima tahun pemerintahannya, Presiden Jokowidodo baru menyelesaikan 67 juta bidang, atau sekitar 53,17%.
Sisa kurang masih sejumlah 59 juta bidang. Nadanya, pekerjaan tersebut mau dirampungkan pada masa jabatan periode dua, dengan catatan Joko Widodo terpilih kembali pada Pilpres 2019.
Penulis: Bambang Wahyu Widayadi
SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…