OPINI

DI GUNUNGKIDUL KORBAN APLIKASI SYUR MULAI BERJATUHAN

BERTETANGGA dengan Pak Guru Sukardimengerti, (bukan nama sebenarnya), juga Bu Guru Angeldikandani, (ini pun nama samaran) sangat menyenangkan. Keduanya ramah, gampang bergaul dan rendah hati. Tetapi perilaku mereka suatu saat menggegerkan publik Gunungkidul, DIY, bahkan nasional.

Ceritanya, mereka terjerat kekerasan sexsual, atau lebih tepatnya menjadi korban karena terlalu sering memanfaatkan aplikasi komunikasi berseponsor.

Mereka disebut sebagai korban karena terbiasa mengumbar rayuan gombal ke orang lain, dan atau mengirim foto sexsi untuk iseng belaka.

Itu kebiasaan buruk yang yang tidak disadari Pak Sukardimengerti dan Bu Angeldikandani bahwa keisengan mereka balik jadi bumerang, dan menghancurkan martabat dirinya sendiri.

Singkat cerita, setelah tersandung batu mereka berdua minta petuah untuk keluar dari kungkungan aib. Nasi telah menjadi bubur mana mungkin kembali ke beras.

Sesungguhnya ada peringatan cukup jelas bahwa manusia itu diciptakan dalam bentuk yang sebaik baiknya, tetapi kemudian jatuh menjadi makhluk yang serendah rendahnya, karena keputusan yang hanya mementingkan syahwat keduniawian.

Pak Sukardimengerti dan Bu Angeldikandani terlanjur menjadi budak nafsu, sehingga tidak menyadari bahwa namanya hancur di mata publik. Mereka salah? Tidak sepenuhnya.

Patut diduga, agen pendorongnya adalah perusahaan sex yang dikoordinir oleh para mucikari dunia maya seperti Lamuor dan jenis lain yang jumlahnya puluhan bahkan ratusan yang ditawarkan melalui Playstore.

Pak Guru Sukardimengerti dan Bu Guru Angeldikandani, untuk sementara diduga merupakan korban aplikasi syur. Mereka adalah fenomena gunung es, di permukaan kecil, tetapi di bawah laut besar.

Di belakang mereka tentu banyak lagi nama lain, hanya saja tidak mencuat dan tidak terpantau media.

Pemerintah, dalam hal ini Kominfo seyogyanya melakukan peretasan aplikasi yang menyebabkan terdegradasinya moral bangsa.

Polri konon ada pasukan cyber. Selaku pengayom masyarakat mestinya bertindak cepat, menggulung aplikasi syur yang mendorong ratusan Guru Sukardimengerti dan ribuan Guru Angeldikandani terjerumus ke tempat yang serendah-rendahnya. (Bambang Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

6 hari ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

1 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

2 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago