YOGYAKARTA, KAMIS KLIWON – Masyarakat Gunungkidul patut berbesar hati. Reog Bocah SMPN 2 Patuk semalam (26/9) pentas di Taman Budaya. Bukan dalam agenda festival, tetapi dalam gelar Seni Masuk Sekolah (GSMS).
“Reog bocah digarap secara kreatif. Uniform (seragam) bagus menarik. Tarian tidak sebatas joget, tetapi memiliki alur cerita. Hebat, Gunungkidul hebat,” komentar kelompok seniman Yogyakarta, usai menikmati penampilan anak-anak SMPN 2 Patuk di Taman Budaya, semalam.
Muryanta, S.Sos. Seniman asal Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, selaku instruktur reog bocah sengaja mengkolaborasikan joget dengan cerita perang Diponegoro.
“Tujuannya sederhana, agar anak didik, di samping mencintai seni tari tradional juga mengagumi pahlawan bangsa,” paparnya.
Tidak sia-sia, usaha Muryanto bersama Ahmad Hidayatul Maqi, asisten sekaligus anak kandung yang masih belajar di SMAN 1 Patuk, membuahkan hasil.
Reog Bocah asuhannya gemuruh diaplous penonton yang memenuhi Gegung Taman Budaya, usai penampilan.
Pentas di Taman Budaya, menurut Muryanto merupakan evaluasi atas program GSMS yang dibiayai Dinas Pendidikan. (Agung/ig)
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…