Di Taman Budaya, Reog Bocah SMPN 2 Patuk Pukau Penonton

1955

YOGYAKARTA, KAMIS KLIWON – Masyarakat Gunungkidul patut berbesar hati. Reog Bocah SMPN 2 Patuk semalam (26/9) pentas di Taman Budaya. Bukan dalam agenda festival, tetapi dalam gelar Seni Masuk Sekolah (GSMS).

“Reog bocah digarap secara kreatif. Uniform (seragam) bagus menarik. Tarian tidak sebatas joget, tetapi memiliki alur cerita. Hebat, Gunungkidul hebat,” komentar kelompok seniman Yogyakarta, usai menikmati penampilan anak-anak SMPN 2 Patuk di Taman Budaya, semalam.

Muryanta, S.Sos. Seniman asal Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, selaku instruktur reog bocah sengaja mengkolaborasikan joget dengan cerita perang Diponegoro.

“Tujuannya sederhana, agar anak didik, di samping mencintai seni tari tradional juga mengagumi pahlawan bangsa,” paparnya.

Tidak sia-sia, usaha Muryanto bersama Ahmad Hidayatul Maqi, asisten sekaligus anak kandung yang masih belajar di SMAN 1 Patuk, membuahkan hasil.

Reog Bocah asuhannya gemuruh diaplous penonton yang memenuhi Gegung Taman Budaya, usai penampilan.

Pentas di Taman Budaya, menurut Muryanto merupakan evaluasi atas program GSMS yang dibiayai Dinas Pendidikan. (Agung/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.