BUDAYA

Di TMII Kontingen Seni Gunungkidul Mewakili DIY Harus Tampil Memikat

Sebelum kontingen dilepas, diawali doa, kepung tumpeng, dipimpin Ketua Dewan Kebudayaan Gunungkidul, CB. Supriyanto.

Di depan tamu undangan, ketua penyelenggara, Trianingsih, S.Sn. melaporkan, seluruh biaya penyelenggaraan pengiriman kontingen diambil dari APBD Kabupaten serta Dana Keistimewaan 2019.

BACA JUGA:

Kontingen menampilkan sendratari ‘Babad Alas Nongko Doyong’ karya penata tari Fitra Anjaryani, S.Sn. didukung penata musik Beni Wijaya, S. Sn.

“Personil tari dan pengrawit sebanyak 35 pelaku,” ujar Trianingsih.

Pagelaran Seni Budaya Yogyakarta di TMII, berlangsung selama 2 (dua) hari mulai 5 April hingga 6 April 2019, di Pendhapa Anjungan DIY. (Bambang Wahyu Widayadi)

 

 

Page: 1 2

infogunungkidul

Recent Posts

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

1 minggu ago

Diduga Mencuri Sepeda Gunung, Oknum Anggota SatPol PP Diamankan Polisi

WONOSARI - SABTU PON, Sebuah  tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…

2 minggu ago

DPPPAPPKB dan Polres Gunungkidul Bersinergi Kawal Kasus Asusila Anak di Bawah Umur

GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

2 minggu ago

Hendak Beli Tiket Bus, Seorang Pria Meninggal Mendadak di Pinggir Jalan

GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…

2 minggu ago

Pengemudi Inova Mengantuk Tabrak 3 Sepeda Motor, 8 Orang Luka – Luka

PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…

2 minggu ago

Living Law: Ikhtiar USHP FH UJB Menjawab Tantangan Hukum Perdata Kontemporer

YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…

3 minggu ago