PERISTIWA

Diduga Keracunan Massal, Puluhan Siswa Alami Gejala Sakit Perut dan Diare Pasca Santap MBG

GUNUNGKIDUL – SENIN PON |Puluhan siswa serta guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Gunungkidul mengalami gejala sakit perut, mual dan diare pasca menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (23/01/2026) siang. Meski demikian hingga saat ini belum ada keterangan resmi pihak medis terkait penyebab keracunan massal tersebut.

Dijelaskan orang tua siswa salah satu SMP swasta di Kapanewon Playen yang enggan disebut namanya mengatakan, sepulang sekolah Jumat, (23/01/2026) lalu, anak merasa pusing disertai mual dan berlanjut diare.

Ia baru menyadari bahwa anak tersebut diduga mengalami keracunan setelah menyimak group WA sekolah. Saat itu beberapa orang tua mengeluhkan hal yang sama. Atas keluhan para orang tua tersebut, pihak sekolah berinisiatif mendata dan selanjutnya membuat list siswa yang mengalami gejala sakit perut, pusing dan diare dalam kurun waktu Jumat hingga Minggu. Dari hasil pendataan sementara tercatat 14 siswa mengalami gejala serupa.

“Awalnya saya kira masuk angin biasa, maka kita obati dan sama simbahnya dikerik dengan minyak angin,” ungkapnya, Senin (26/01/2026) siang.

Berdasar keterangan anak, lebih lanjut diterangkan orang tua siswa, gejala sakit perut muncul sesaat setelah menyantap menu MBG berupa nasi putih, bakmi putih dan jamur kuping.

Terpisah, Lusiana salah satu guru sekaligus Wali Kelas XIII, SMP Muhammadiyah Playen menjelaskan, Hari ini Senin, (26/01/2026) tercatat 38 siswa tidak masuk sekolah. Sementara, 4 siswa diijinkan pulang lebih awal lantaran masih merasakan gejala mual dan pusing. Selain itu, 5 siswa dan 7 guru lain bertahan mengikuti proses belajar mengajar, meski masih merasakan gejala sakit perut.

“Untuk guru harus istirahat tidak masuk karena gejala sakit perut ada 3 orang dan 1 kepala sekolah. Total siswa terdampak ada 48 hingga siang ini tadi,” jelas Lusiana.

Pihak terkait, demikian dikatakan Lusiana, saat ini telah berkoordinasi dan segera akan melakukan evaluasi terhadap penyebab dugaan keracunan masal tersebut.

“Tadi semua sudah hadir di sekolah ada dari dinas, puskesmas, pihak SPPG dan pihak terkait melakukan pengumpulan data dan akan segera melakukan evaluasi agar ke depan tidak terulang,” pungkas Lusiana.

Terpisah, Kepala SPPG Playen 1, Rama membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengkonfirmasi bahwa SPPG baru mengetahui peristiwa tersebut pada hari ini, Senin 26 Januari 2026 pukul 08.00 WIB. Namun demikian hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan terkait penyebab kejadian tersebut.

“Pihak Sekolah SMP Muhammadiyah Playen melaporkan bahwa 42 siswa dan 10 orang guru izin karena diare. SMP 2 Playen mengabarkan juga kalau 3 orang siswa juga mengalami diare pada hari Sabtu,” terang Rama.

Penulis: JANK_KUNK
Editor: HRD

Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaDcLx896H4QJGQ1ZS0v

infogunungkidul

Recent Posts

Darurat Gandir, Dalam Sehari Dua Gantung Diri Terjadi di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…

19 jam ago

Menolak Diajak Pulang Istri, Seorang Petani di Gunungkidul Gantung Diri di Gubuk

GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…

23 jam ago

Korsleting Saat Service Mesin, Satu Unit Mobil Sedan dan Garasi Hangus Terbakar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…

1 minggu ago

Sopir Baru Pertama Kali Melintas, Truk Bermuatan 9 Ton Gaplek Terguling di Bokong Semar

BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…

1 minggu ago

Wakil Bupati Joko Parwoto Dipercaya Nahkodai TMI Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SABTU PAHING, Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 464/SK-DPN/TANIMERDEKA/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, Wakil…

2 minggu ago

Polda DIY Resmikan Bantuan Sumur Bor dan Salurkan Air Bersih untuk Ratusan Warga Gunungkidul Sambut Hari Bhayangkara ke-80

GUNUNGKIDUL – JUMAT WAGE, Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (POLDA) Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan…

3 minggu ago