PERISTIWA

Menolak Diajak Pulang Istri, Seorang Petani di Gunungkidul Gantung Diri di Gubuk

GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan penemuan jasad seorang petani dalam kondisi gantung diri (gandir), Jumat (17/7/2026) pagi, sehingga sejak Januari 2026 hingga hari ini tercatat  sebanyak 26 kasus gantung diri terjadi di Kabupaten Gunungkidul.

Kepada awak media, Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna, S.H., mengatakan korban diketahui berinisial S (65), seorang petani warga Dusun Ngelo RT 002/RW 010, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat gantung diri di sebuah gubuk di kawasan Alas Pak Bendo pagi sekitar pukul 05.30 WIB,” terangnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tragis bermula pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelumnya, korban pergi ke ladang untuk menyusul istrinya yang sedang bertani.

Menjelang waktu magrib, lebih lanjut Agus menjelaskan, istri mengajak korban pulang ke rumah. Namun, korban menolak ajakan tersebut dengan alasan masih ingin tinggal di ladang sembari menunggu temannya. Mendengar alasan itu, tanpa rasa curiga istri pun akhirnya memutuskan untuk pulang terlebih dahulu dan meninggalkan korban sendirian.

Keesokan harinya oleh seorang warga yang sedang berjalan di sekitar tempat kejadian perkara TKP. Ia terkejut saat melihat sesosok pria dalam kondisi gantung diri di dalam gubuk.

Melihat kejadian itu, warga tersebut langsung berlari mencari bantuan. Ia kemudian bertemu dengan warga lain untuk selanjutnya bersama-sama melihat ke dalam gubuk, hingga mereka berhasil mamastikan bahwa korban merupakan S.

“Warga dan pihak terkait langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian dan tim medis setempat untuk penanganan, evakuasi, serta identifikasi lebih lanjut,” pungkasnya.

Penulis: Dedi_JKNG
Editor: HRD

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan bunuh diri. Jika mengalami tanda-tanda depresi dengan kecenderungan pemikiran untuk mengakhiri hidup, sebaiknya segera melakukan konsultasi ke psikolog, psikiater, atau pihak-pihak terkait.

Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/002

infogunungkidul

Recent Posts

Darurat Gandir, Dalam Sehari Dua Gantung Diri Terjadi di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…

12 jam ago

Korsleting Saat Service Mesin, Satu Unit Mobil Sedan dan Garasi Hangus Terbakar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…

1 minggu ago

Sopir Baru Pertama Kali Melintas, Truk Bermuatan 9 Ton Gaplek Terguling di Bokong Semar

BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…

1 minggu ago

Wakil Bupati Joko Parwoto Dipercaya Nahkodai TMI Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SABTU PAHING, Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 464/SK-DPN/TANIMERDEKA/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, Wakil…

2 minggu ago

Polda DIY Resmikan Bantuan Sumur Bor dan Salurkan Air Bersih untuk Ratusan Warga Gunungkidul Sambut Hari Bhayangkara ke-80

GUNUNGKIDUL – JUMAT WAGE, Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (POLDA) Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan…

3 minggu ago

Diduga Terpeleset di Jembatan Bambu, Seorang Lansia Ditemukan Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL - RABU PAHING, AS (81) seorang lansia warga Padukuhan Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari,…

3 minggu ago