Categories: WISATA

Dimas Diajeng Siap Jadi Agen Perubahan di Kabupaten Gunungkidul

WONOSARI, Selasa Pahing—Rangga Febi Kristiawan 19, dan Nurika Mutiara Yonaningtyas 22, Dimas Diajeng Kabupaten Gunungkidul 2017 mengaku siap menjadi agen perubahan. Generasi muda dibidik Paguyuban Dimas Diajeng untuk diajak berperan serta aktif membangun Bumi Handayani.

Diungkapkan Dimas Rangga dan Diajeng Yona, sampur Dimas Diajeng yang mereka kenakan bukan sekedar untuk gagah-gagahan. Ada beban di pundak yang harus ditunaikan sebagai duta pariwisata demi kemajuan Gunungkidul.

“Wisata dan budaya itu satu rangkaian yang tak bisa dilepaskan. Tak bisa untuk mempromosikannya hanya satu dua pihak saja. Dan setelah dilantik, kami komitmen untuk menjadi agen perubahan dengan mengedukasi generasi muda agar ikut ambil peran,” kata Rangga, (18/09).

Untuk mewujudkannya, sambung Rangga, Paguyuban Dimas Diajeng Kabupaten Gunungkidul yang beranggotakan sekitar 50 personel siap menggandeng karang taruna. Peran aktif generasi muda yang tergabung dalam karang taruna diharapkan mampu merubah wajah dunia pariwisata Kabupaten Gunungkidul ke arah lebih maju.

“Dimas Diajeng dituntut sebagai agen perubahan di semua lini. Kami siap menyingsingkan lengan bersama pemuda untuk bergerak bersama demi kemajuan Kabupaten Gunungkidul,” lanjut Yona.

Sebagai alumnus UGM, Yona mengakui banyak tantangan yang bakal mereka hadapi. Untuk itu dia sudah terjun di bidang Usaha Kecil Menengah (UKM). Pelaku UKM di Gunungkidul juga berbenah untuk mensukseskan dunia pariwisata.

“Gatot, thiwul, krecek dan lainnya semestinya terpajang di warung dan rumah makan di obyek wisata. Wisatawan yang berkunjung akan tertarik untuk membelinya. Promosi juga bisa digencarkan lewat dunia maya semacam Facebook, instagram, dan lainnya,” ulas Yona.

Peran serta Paguyuban Dimas Diajeng, menurut Rangga bisa menjadi jembatan antara pemerintah dengan kawula muda. Bekal ilmu yang didapatkan selama karantina bisa diterapkan kepada generasi muda Gunungkidul. Langkah yang ditempuh adalah pembinaan dari desa ke desa terhadap karang taruna. Ada multi efek yang diraih, antara lain penerapan ilmu yang bisa mengedukasi peran pemuda dalam rangka memajukan potensi pariwisata daerah.

“Maka kami di Paguyuban Dimas Diajeng akan berupaya menggandeng kaum muda agar bangkit. Misal di Pengkol Nglipar itu ternyata ada calon obyek wisata baru yang mirip Gunung Api Purba Nglanggeran. Pemuda sana kita ajak untuk mempromosikannya bersama. Tentunya lengkap dengan olahan kuliner khas desa sana,” paparnya.

Menurut keduanya, ajang pemilihan Dimas Diajeng kemarin bukan sekedar event adol bagus dan jual kecantikan. Dimas Diajeng bisa dimanfaatkan pemerintah di segala lini, jadi tak hanya fokus pada dunia pariwisata dan budaya saja. Sebagai publik figur di Gunungkidul, peran Dimas Diajeng bisa dimanfaatkan juga untuk sosialisasi penanggulangan narkoba, edukasi penanggulangan kenakalan remaja dan lain sebagainya. Red

infogunungkidul

Recent Posts

Hari Jadi Karangasem, Puluhan UMKM Gelar Bazar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…

4 hari ago

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

6 hari ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

1 minggu ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

3 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

3 minggu ago