HUKUM

Dinilai Arogan, Lurah Natah Diadukan Ke Polres Gunungkidul oleh Warganya Sendiri

NGLIPAR-KAMIS WAGE | Sejumlah warga nekat mendatangi Polres Gunungkidul untuk melakukan konsultasi hukum terkait adanya dugaan penyalahgunaan anggaran. Selain tak puas dengan kinerja pemerintah, mereka juga menyayangkan tindakan arogan Wahyudi Lurah Kalurahan Natah,  Kapanewon Nglipar,  Kabupaten Gunungkidul baru-baru ini.

Hal tersebut disampaikan salah satu warga Natah (Y) kepada awak media, Kamis (05/10/2023) usai melakukan konsultasi di Polres Gunungkidul.

Menurut Y, beberapa program kerja di Kalurahan Natah yang menggunakan sejumlah sumber dana tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Hal tersebut tentunya menyulut rasa kecurigaan warga hingga timbul dugaan adanya praktek penyalahgunaan anggaran di Kalurahan Natah.

“Banyak program-program dengan biaya besar yang belum terlaksana,” ucapnya.

Guna mendapatkan pemahaman, Y bersama empat warga lainya nekat mendatangi Tipikor Polres Gunungkidul untuk melakukan konsultasi terkait dugaan adanya penyalahgunaan anggaran di Kalurahan Natah, Selasa (26/09/2023).

Selain itu, menurut Y, mereka telah memberikan sejumlah data yang diduga kuat memiliki potensi  terjadinya penyalahgunaan anggaran kepada aparat penegak hukum.

“Hari Rabu saya ke Polres lagi mengantarkan beberapa data yang diminta Polisi,” jelas Y.

Salah satu tokoh masyarakat Natah ini menyebut, ada beberapa kegiatan yang menimbulkan kejanggalan antara lain, Pembangunan Jalan Desa, insentif RT/RW, Program Penerangan Jalan, pengadaan seragam Satlinmas dan beberapa program lainya.

Selain itu, warga yang tergabung dalam Forum Peduli Masyarakat Natah Bersatu tersebut juga mengeluhkan beberapa hal yang dianggap sebagai bentuk kurangnya transparansi di Kalurahan Natah.

“Biaya Prona tinggi, pergantian perangkat kalurahan tidak melalui musyawarah antara Bamuskal dengan Kalurahan, sehingga condong adanya KKN,” ungkapnya.

Sebelumnya, warga berupaya menanyakan perihal pembangunan bendungan yang telah maupun sedang berlangsung kepada Ketua Bamuskal dan Lurah, namun mereka tidak mendapatkan jawaban yang semestinya.

“Pak Lurah Wahyudi malah murka, mencaci maki, menghina habis-habisan, biadab kesombonganya terhadap masyarakat,” pungkasnya.

A Yuliantoro

infogunungkidul

View Comments

  • Kalau masalah program desa, silahkan kalau mau audit seluruh desa di gunung kidul pasti semua janggal dan tidak transparan, apalagi model lurah sekarang tengil dan gak punya prestasi

  • Moderator tlg mudahkan komentar muncul. sebagai wadah aspirasi rakyat . Terimakasih

  • Pelaporan buat saya itu suatu Hak yg wajib diPriotaskan,
    Asal pelaporan ada bukti yg Real dan saksi yg nyata.
    Krna dari segi Adanya Bukti dan Saksi akan Smakin kuat dlm mnjalani prosesnya.

    Saya salud terhadap setiap pelapor yg sdah berani unjuk Diri,krn Hal tsb jarang terjadi untuk pemberaniaan diri.

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

2 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

2 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

2 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

2 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

3 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

3 hari ago