WONOSARI-KAMIS KLIWON | Bulan Februari tahun 2022, tanggal 3, hari Kamis Kliwon memasuki bulan Rajab 1443 Hijriah bersamaan dengan bulan Jawa Rejeb 1955.
Tanggal 5 Maret 2022 Sabtu Kliwon memasuki bulan Sya’ban 1443 Hijriah bersamaan dengan bulan Ruwah 1955. Pedagang bunga bakal meraup rupiah.
Tanggal 1 Ramadan 1443 Hijriah ada di tanggal 3 April, bersamaan dengan tanggal 1 Poso bulan Jawa 1955. Di bulan ini warga siap-siap menghadapi lonjakan harga sembako.
Hari Raya Idul Fitri tanggal 1 Syawal, kalau tidak ada perubahan pastinya jatuh pada tanggal 3 Mei, hari Selasa Wage.
Hari Raya nampaknya masih dalam bayang-bayang Covid-19. Omicron bakal menggila? Itu tergantung sikap masyarakat dan kebijakan Pemerintah.
Yang jelas, masyarakat di seluruh tanah air bakal menghadapi kenaikan harga sembako. Ini rutin karena permintaan lebih besar ketimbang ketersediaan barang.
Pemerintah Pusat hingga Daerah pasti disibukkan dengan operasi pasar, meski bantuan pangan non tunai (BPNT) sembako bagi 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) tetap dicadangkan.
“Nominal Rp 200.000,00 per KK dibelanjakan sembako di bulan April, penerimaannya pasti berbeda dengan bulan Februari 2022,” kata ibu rumah tangga penerima BPNT yang enggan disebut namanya di Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul, 2-2-22.
Seperti diketahui, Pemerintah Pusat tahun 2022 menganggarkan Rp 45,12 triliun untuk program Bansos Sembako BPNT. (Bambang Wahyu)
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…