WONOSARI, Senin Pon-Pengumuman kelulusan siswa SMP serentak dilaksanakan hari ini Senin, (28/05). Gunungkidul dua siswa tidak lulus Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Nilai tertinggi masih dipegang oleh sekolah-sekolah yang berada di pusat kota.
Dijelaskan Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Kisworo, Senin, (28/05), dua siswa yang tidak lulus dikarenakan nilai UNBK mereka di bawah rata-rata standar yang sudah ditetapkan pemerintah. Dua siswa tersebut berasal dari SMP 4 Playen. Sedangkan, nilai rata-rata pada UNBK di Gunungkidul tahun ini mencapai 225,3.
“Siswa yang tidak lulus masih diberi kesempatan mengulang tahun depan atau mengikuti ujian paket B,” ujar Kisworo.
Dia juga menjelaskan, tingkat kelulusan SMP tahun 2018 di Gunungkidul hanya 99,37 %, dari 9.838 siswa SMP yang mengikuti UNBK.
Capaian ini sedikit meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya. Menurut catatannya, nilai tertinggi didapat siswa dari SMP 1 Wonosari, disusul SMP 2 Wonosari, dan tertinggi ketiga diraih siswa SMP 1 Karangmojo.
“Dengan komposisi nilai matematika 100, Bahasa Inggris 98.00 dan IPA 97,5,” pungkasnya.
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…