POLITIK

Dukuh Masuk Parpol, Sanksi Terberat Dipecat

NGLIPAR,  Sabtu Legi –  Kepala Desa (Kades) tidak terkecuali perangkat desa (dukuh), berdasarkan regulasi dilarang menjadi pengurus partai politik (parpol). Di Gunungkidul, sebagian kecil Kades dan Dukuh, secara terbuka menantang aturan. Pemda, selama ini diam, tidak mengambil tindakan apa pun terhadap pelanggaran tersebut.

Di dalam Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul No. 5 Tahun 2015, Bab VI Pasal 60 huruf (g) dinyatakan Kepala Desa dilarang  menjadi pengurus partai politik.

Sangksi atas pelanggaran Pasal 60 dimuat jelas di Pasal 61 Ayat (1).  Kepala Desa yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60 dikenai sanksi administratif berupa teguran lisan, teguran tertulis, dan/atau penghentian penghasilan tetap.

Pada Pasal (2) dinyatakan, dalam hal sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dilaksanakan, dilakukan tindakan pemberhentian sementara dan dapat dilanjutkan dengan pemberhentian.

Warga Kedungpoh, Kecamatan Nglipar menduga, salah satu Dukuh bernama Stj. bergabung dengan salah  parpol tertentu.

“Secara administratif perlu dibuktikan, tetapi indikasinya jelas, Stj. mengenakan seragam parpol tertentu. Foto tersebut  diunggah di facebook Stj. tanggal 10 Agustus 2017 pukul 18.26 WIB,” kata sumber di Kedungpoh, Nglipar, (19/8).

Sumber tersebut menyatakan, menjadi kader partai politik itu hak setiap warga negara. Tetapi seorang dukuh terikat oleh undang-undang atau aturan di bawahnya.

Sebagaimana Kepala Desa, bedasarkan Perda Gunungkidul No. 4 Tahun 2015, Dukuh juga dilarang  menjadi pengurus partai politik. Sanksi terberat, dukuh yang masuk parpol bisa dipecat.

Sejauh pemberitaan ini,  Stj.  belum bisa dihubungi, termasuk Pemerintah Daerah, selaku pembina perangkat desa. Agung Sedayu

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

4 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago