Rasulullah mengalami pembelahan dada sebanyak 3 kali, sementara sejarah yang sampai ke umat Islam, pembelahan dada hanya sekali pada saat beliau masih kecil.
Memang, pembelahan dada pertama dialami Rasulullah saat masih kecil. Yang kedua terjadi pada saat Rasulullah menerima wahyu pertama kali.
BACA JUGA:
Pembelahan dada yang terakhir terjadi pada saat Isra’ Mi’raj. Saat itu Allah menghilangkan kesedihan dan kecemasan di dalam jiwa Rasulullah atas kematian dua orang yang dicintainya.
Sekembali dari Isra’ Mi’raj, Rasulullah ceria dan bersemangat untuk berdakwah dan menyebarkan risalah kenabiannya. Redaksi
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…