Rasulullah mengalami pembelahan dada sebanyak 3 kali, sementara sejarah yang sampai ke umat Islam, pembelahan dada hanya sekali pada saat beliau masih kecil.
Memang, pembelahan dada pertama dialami Rasulullah saat masih kecil. Yang kedua terjadi pada saat Rasulullah menerima wahyu pertama kali.
BACA JUGA:
Pembelahan dada yang terakhir terjadi pada saat Isra’ Mi’raj. Saat itu Allah menghilangkan kesedihan dan kecemasan di dalam jiwa Rasulullah atas kematian dua orang yang dicintainya.
Sekembali dari Isra’ Mi’raj, Rasulullah ceria dan bersemangat untuk berdakwah dan menyebarkan risalah kenabiannya. Redaksi
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…