Rasulullah mengalami pembelahan dada sebanyak 3 kali, sementara sejarah yang sampai ke umat Islam, pembelahan dada hanya sekali pada saat beliau masih kecil.
Memang, pembelahan dada pertama dialami Rasulullah saat masih kecil. Yang kedua terjadi pada saat Rasulullah menerima wahyu pertama kali.
BACA JUGA:
Pembelahan dada yang terakhir terjadi pada saat Isra’ Mi’raj. Saat itu Allah menghilangkan kesedihan dan kecemasan di dalam jiwa Rasulullah atas kematian dua orang yang dicintainya.
Sekembali dari Isra’ Mi’raj, Rasulullah ceria dan bersemangat untuk berdakwah dan menyebarkan risalah kenabiannya. Redaksi
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…