Categories: WISATA

Flying Fox Lembah Mulo Menantang Nyali Wisatawan

WONOSARI, SABTU KLIWON-Goa Ngingrong di Desa Wisata Mulo, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, suguhkan Flying Fox. Melintas di atas batuan terjal dengan ketinggian 70 meter, permainan penguji adrenalin ini menantang nyali wisatawan.

Dikatakan Pokdarwis Desa wisata Mulo Jagad Lega, Flying Fox di Wisata Goa Ngingrong, merupakan destinasi Flying Fox terdalam di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai tahun 2015 dikembangkan oleh Kelompoknya.

“Panjang lintasan Flying Fox memang tidak terlalu panjang, hanya 135 meter,” ujarnya, Sabtu, (31/03).

Namun bagi yang takut dengan ketinggian, lanjutnya, bisa memilih paket wisata susur dua gua basah yang ada di kawasan ini. Ia juga menjelaskan bahwa wisata yang dibangun di desanya merupakan wisata pemberdayaan masyarakat.

Berbicara masalah safety, ia yakin selalu dijaga, baik dari segi alat maupun kesiapan pemandunya.

Alat yang digunakan untuk bermain plying fox di impor dari Swiss. Kemudian pemandu yang berjumlah 15 orang, 5 orang sudah mengantongi sertifikat pemandu.

“Ya, karena menyangkut keselamatan, maka semua sudah kita persiapkan sedemikian rupa,” jelasnya.

Sementara itu, Harry Sukmono menuturkan, Lembah Mulo atau Lembah Ngingrong menjadi pintu masuk ke beberapa destinasi wisata Gunungkidul. Karena keindahan dan keunikan alamnya tempat ini menjadi favorit untuk melepas penat.

“Saat ini telah resmi menjadi bagian dari 13 situs  Geopark Gunungsewu yang diakui oleh Global Geopark Network,” terangnya.

Keberadaan Lembah Karst Mulo terbentuk akibat proses alamiah pada ribuan tahun yang lalu, lanjut Herry, merupakan destinasi ekowisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Gunungkidul.

Tulisan atau Lafadz Allah yang terdapat di tebing sisi timur Ngingrong Geopark terbentuk secara alamiah, melalui suatu proses alam, proses geologi yang panjang. (Jok)

infogunungkidul

Recent Posts

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

1 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

7 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

7 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

1 minggu ago