WONOSARI, SENIN PAHING-Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ditanggapi emosional oleh salah satu keluarga pasien. Jumari warga Padukuhan Gesing 2, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus menilai prosedur rujukan pasien ber-BPJS dinilai terlalu berbelit.
Kepada INFOGUNUNGKIDUL.com Jumari berceritera, Jumat (04/01) pekan lalu memeriksakan Trisno Suwito (ayah kandung) ke dokter ahli di kota Wonosari.
Menurutnya, dokter memberi tahu, ginjal ayahnya bermasalah. Dokter menulis rekomendasi, berikutnya sang ayah dibawa ke RSUD Wonosari.
“Bapak saya sudah dirawat di IGD tadi, tapi disuruh pulang. Besok diminta kembali dengan membawa rujukan dari Puskesmas Tepus 2. Katanya prosedurnya seperti itu,”ujar Jumari, Senin (07/01/2019).
Jumari merasa pelayanan RSUD Wonosari terhadap pasien BPJS tidak maksimal, terkesan membingungkan. Selain itu Jumari tidak paham ihwal prosedur rujukan.
“Kok seperti dilempar sana-sini, apakah karena ayah saya pasien ber-BPJS,” kata Jumari kesal.
Karena gagal paham soal prosedur rujukan, Jumari memutuskan untuk tidak akan kembali memeriksakan ayahnya ke RSUD Wonosari. (Fajar)
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…