WONOSARI – Sabtu Legi | Belum ada penelitian mendalam soal kawula muda yang berpindah dari sektor pertanian ke industri jasa angkutan baik roda empat maupun roda dua.
Di Gunungkidul banyak tanda, bahwa bertani merupakan pekerjaan kurang (tidak) menarik. Pemuda banyak yang memilih nge-Grab ketimbang mencangkul.
VIDEO TERKAIT :
Secara berkelakar Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah S.Sos berasumsi, bahwa sektor pertanian rata-rata dikerjakan warga lanjut usia. Badingah mencermati, generasi muda yang mau bersawah dan berladang terlalu sedikit.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2019, menurut Badingah, sengaja menggelontorkan bantuan 80 unit traktor roda dua. Tujuannya, menurut Badingah untuk mendorong agar kawula muda mau bercocok tanam.
Heri Nugroho, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul dari Fraksi Golkar memiliki catatan, meski baru beberapa orang, tanpa menyebut jumlah, sebagian pemuda mulai tertarik untuk mengolah sawah.
Menurutnya, ini berkat bantuan traktor yang diberikan oleh pemerintah Pusat, Propinsi, maupun Kabupaten.
Se Gunungkidul, berdasarkan inventarisasi Dinas Pertanian dan Pangan setempat, terdapat 16 traktor roda empat dan 834 traktor roda dua.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…
GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…
BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…