WONOSARI – Jumat Kliwon | Kamis Wage, siang hari, 31 Oktober 2019, Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos. mengajak petani bermunajat minta hujan.
Dinihari pukul 02.00 Wib, Jumat Kliwon 1 November 2019 langit Gunungkidul menumpahkan hujan (gerimis).
VIDEO TERKAIT :
Di Kantor Dinas Pertanian, di depan 80 kelompok tani penerima bantuan traktor, Kamis siang, Badingah mengajak memohon kepada Allah SWT agar musim kering yang berkepanjangan segera berakhir.
“Awake dewe kudu nyuwun, mugi-mugi Allah enggal paring udan,” ucap Badingah.
Terpantau dari status para pegiat media sosial, bahwa hujan memang belum merata dan belum begitu deras.
“Tetapi cukup meredakan kegelisahan para petani,” kata Anjar Gunantoro, Ketua Paguyuban Dukuh, Janaloka, Jum’at dinihari.
Sebagaimana dilaporkan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, petani di wilayah selatan, pertengahan Oktober 2019 telah memulai kebiasaan ngawu-awu.
“Artinya tabur benih padi sebelum hujan tiba,” terang Kadis Pertanian Gunungkidul, Bambang Wisnubroto.
Luasan ngawu-awu, menurut Bambang Wisnubroto, mencapai 9.630 hektar.
( Bambang Wahyu Widayadi )
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…