Categories: PERISTIWA

Giliran Samikem Bunuh Diri, Menambah Daftar Panjang Kasus Gantung Diri di Gunungkidul

SEMIN, MINGGU LEGI-Belum usai ceritera kasus gantung diri di Kecamatan Panggang dan Ngawen, Gunungkidul dikejutkan kembali aksi nekat Samikem (90) warga Padukuhan Pucung 03/06, Desa Candirejo, Kecamatan Semin, Minggu, (06/01), pukul 06.00 WIB.

Kapolsek Semin AKP. Haryanta melalui Kanitreskrim Ipda Mahmet Ali Bahonar menjelaskan, pagi hari korban masih berkumpul bersama anaknya Parno. Pukul 06.00 WIB korban ditinggal anaknya yang bermalsud mengantar istri ke sawah.

Ketika Parno berangkat ke sawah bersama istri, korban menyuruh anaknya agar ikut kerja di sawah dan pulangnya sore hari.

“Setelah pamitan pada korban, Parno mengantar istrinya kesawah dan sekalian akan mendatangi hajatan ke tempat saudaranya di Sangen, Krajan, Weru, Sukoharjo,” jelas Kanitreskrim Polsek Semin.

Lebih lanjud dia menyampaikan, setelah pulang Parno mencari Samikem ibunya untuk disuruh mandi. Namun korban tidak ditemukan, kemudian dia mencari di belakang rumah dan akhirnya menemukan ibunya telah gantung diri di usuk bambu belakang rumah.

Mengetahui ibunya gantung diri, Parno teriak minta tolong tetangga dekat, tiadak lama kemudian warga berdatangan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Korban diketahui gantung diri pada pukul 07.00 WIB. Tinggi usuk ke tanah 198 cm, sedang panjang tali ke leher 80 cm, kaki korban menyentuh tanah. Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” jelasnya.

Terpisah, Ketua PC NU Gunungkidul KH. Arief Gunadi, M.Pd.I melihat fenomena kasus gantung diri (gandir) di Gunungkidul dalam kurun waktu 6 hari sudah ada 3 korban. Atas peristiwa tersebut, dirinya menyampaikan seruan agar masyarakat Gunungkidul menyadari gandir adalah perbuatan konyol yang ditempuh manusia.

“Bukan menyelesaikan masalah tetapi menambah masalah baru dalam kehidupan berikutnya. Sadarlah bahwa gantung diri itu cara yang paling menyakitkan dan buruk dampaknya bagi keluarga, masyarakat, dan agama. Semoga ini yang terahkir kalinya,” pungkasnya. (Ag/ig)

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

8 jam ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

9 jam ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

12 jam ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

14 jam ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

21 jam ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

22 jam ago