“Tujuan pagelaran seni adalah untuk meningkatkan kualitas dan sumber daya Desa Piyaman. Ke depan, hasilnya agar bisa dinikmati seluruh warga. Kami harapkan, Piyaman lebih dikenal masyarakat luas serta maju,” ungkap Wibawanto.
Sementara Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S. Sos melalui Kepala Dinas Kebudayaan Agus Kamtono, secara simbolis memukul gong peninggalan Ki Demang Wonopawiro. Sebagai tanda Pokdarwis wisata sejarah Desa Piyaman terbentuk.
Di tempat yang sama, Basuki Wibowo, salah satu keturunan Ki Demang Wonopawiro menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya Pokdarwis wisata sejarah Desa Piyaman.
Dia beserta keluarga besar Trah Demang Wonopawiro berharap, wisata sejarah yang digagas Pokdarwis dapat terealisasi.
“Kami berkomitmen untuk mensupport segala hal yang menjadi keperluan wisata sejarah dalam bentuk cerita sejarah, benda peninggalan, cagar budaya, untuk keperluan masyarakat,” jelas Basuki Wibowo. (ag)
Page: 1 2
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…