“Tujuan pagelaran seni adalah untuk meningkatkan kualitas dan sumber daya Desa Piyaman. Ke depan, hasilnya agar bisa dinikmati seluruh warga. Kami harapkan, Piyaman lebih dikenal masyarakat luas serta maju,” ungkap Wibawanto.
Sementara Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S. Sos melalui Kepala Dinas Kebudayaan Agus Kamtono, secara simbolis memukul gong peninggalan Ki Demang Wonopawiro. Sebagai tanda Pokdarwis wisata sejarah Desa Piyaman terbentuk.
Di tempat yang sama, Basuki Wibowo, salah satu keturunan Ki Demang Wonopawiro menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya Pokdarwis wisata sejarah Desa Piyaman.
Dia beserta keluarga besar Trah Demang Wonopawiro berharap, wisata sejarah yang digagas Pokdarwis dapat terealisasi.
“Kami berkomitmen untuk mensupport segala hal yang menjadi keperluan wisata sejarah dalam bentuk cerita sejarah, benda peninggalan, cagar budaya, untuk keperluan masyarakat,” jelas Basuki Wibowo. (ag)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…