“Tujuan pagelaran seni adalah untuk meningkatkan kualitas dan sumber daya Desa Piyaman. Ke depan, hasilnya agar bisa dinikmati seluruh warga. Kami harapkan, Piyaman lebih dikenal masyarakat luas serta maju,” ungkap Wibawanto.
Sementara Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S. Sos melalui Kepala Dinas Kebudayaan Agus Kamtono, secara simbolis memukul gong peninggalan Ki Demang Wonopawiro. Sebagai tanda Pokdarwis wisata sejarah Desa Piyaman terbentuk.
Di tempat yang sama, Basuki Wibowo, salah satu keturunan Ki Demang Wonopawiro menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya Pokdarwis wisata sejarah Desa Piyaman.
Dia beserta keluarga besar Trah Demang Wonopawiro berharap, wisata sejarah yang digagas Pokdarwis dapat terealisasi.
“Kami berkomitmen untuk mensupport segala hal yang menjadi keperluan wisata sejarah dalam bentuk cerita sejarah, benda peninggalan, cagar budaya, untuk keperluan masyarakat,” jelas Basuki Wibowo. (ag)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL – RABU PON, Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan…
YOGYAKARTA - RABU PON, Polisi berhasil mengamankan terduga pelaku penganiayaan di Jalan Kerto Muja Muju,…