OBAT Covid-19 sampai kapan pun dan oleh ahli virus yang hebat sekalipun tidak bakalan ditemukan. Sementara itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyediakan obat tetapi manusia tidak mempercayai bahkan cenderung melecehkan.
Di Kabupaten Gunungkidul obat Covid-19 itu banyak tersedia. Penguasa setempat termasuk masyarakat tidak mempedulikannya.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam
Surah An-Nahl Ayat 69
berfirman:
summa kulii ming kullis-samarooti faslukii subula robbiki zululaa, yakhruju mim buthuunihaa syaroobum mukhtalifun alwaanuhuu fiihi syifaaa`ul lin-naas, inna fii zaalika la`aayatal liqoumiy yatafakkaruun.
Firman Alloh itu artinya adalah:
“kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan, lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.”
Banyak mengkonsumsi buah-buahan dan madu itu adalah petunjuk yang dijamin pasti mujarab, karena petunjuk itu yang diberikan Allah kepada manusia.
Persoalannya sekarang adalah: dalam menghadapi wabah Covid-19 Anda akan mempercayai faksin atau buah-buahan serta madu itu terserah Anda. Saya hanya berkewajiban mengingatkan tidak lebih dari itu. (Bambang Wahyu Widayadi)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…