PERISTIWA

Gunungkidul Masih Belum Dapat Keluar dari Masalah Droping Air Bersih

TEPUS-RABU PON | Dampak musim kemarau mulai dirasakan oleh sebagian warga di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kesulitan untuk mendapatkan air bersih guna memenui kebutuhan sehari hari, salah satunya dirasakan oleh sebagian besar warga di Kapanewon Tepus Kabupaten Gunungkidul.

Kekeringan di dua kalurahan masing-masing Tepus dan Kalurahan Sidoharjo membuat sebagian warga hanya dapat mengandalakan bantuan droping air dari pemerintah.

Sementara pemerintah kalurahan maupun kapanewon mulai melakukan droping air bersih semenjak adanya permintaan warga pada sekitar pertengahan Juni 2023.

Hal tersebut dibenarkan oleh Setio Wibowo PLT Kamituwo Kalurahan Tepus, bahwa selain karena dampak musim kemarau, layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang belum maksimal juga menjadi salah satu sebab kesulitan air bersih.

“Pada musim kemarau warga kami kebanyakan membeli air tanki, karena air pam sendiri keluarnya bisa seminggu sekali,” ucapnya, Selasa (20/06/23).

Sementara, sebagian warga mengaku telah mendapatkan jatah aliran air PDAM, meski hanya satu kali dalam satu minggu, itupun pada malam hari.

Hal serupa juga dirasakan oleh warga Kalurahan Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. Tak sedikit dari mereka harus rela merogoh kocek untuk sekedar mendapatkan air bersih guna mencukupi kebutuhan hidup sehari hari.

Sebagian warga di dua kalurahan tersebut harus membeli air tanki dengan harga Rp 120.000,- (seratus dua puluh ribu rupuah)  hingga Rp 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) per tangki.

Sementara untuk memenui kebutuhan air bersih dalam satu bulan, warga harus membeli satu hingga dua tanki air bersih.

(Yuliantoro)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

1 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

4 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago