EKONOMI

Harga Kedelai Impor Naik, Disperindag Gunungkidul Minta Pengrajin Tahu-Tempe Lakukan Penyesuaian

WONOSARI-SENIN KLIWON | Harga kedelai impor mengalami kenaikan di awal tahun 202. Meski kenaikan tidak signifikan, kenaikan tersebut tetap berpengaruh pada produksi pangan berbasis kedelai seperti tahu dan tempe di Gunungkidul.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul Virgilio Soriano mengatakan, bahwa sempat ada informasi jika para pengrajin tahu-tempe akan melakukan mogok produksi.

“Ada info kalau mereka berencana stop produksi selama 2 hari, karena merasa terdampak,” jelas Virgilio dihubungi pada Senin (04/01/2021) siang.

Meskipun demikian, aksi tersebut ternyata tidak dilakukan. Disperindag Gunungkidul pun telah melakukan kroscek dan memastikan bahwa belum banyak pengrajin yang melaporkan keluhan.

Menurutnya, rata-rata pengrajin memahami situasi yang ada. Apalagi mengingat produksi tahu-tempe memang sangat tergantung pada kedelai impor. Namun pihaknya tetap memberikan imbauan.

“Kami minta para pengrajin melakukan penyesuaian dari kondisi ini, termasuk lebih mengoptimalkan bahan yang ada,” jelasnya.

Virgilio juga mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pemerintah DIY berkaitan dengan situasi tersebut. Sebab kewenangan mengenai distribusi kedelai impor ada di jenjang lebih tinggi. Ia pun berharap, pemerintah pusat bisa segera mengeluarkan solusi agar kenaikan harga kedelai impor bisa dikendalikan. Warga pun diminta tidak resah dengan kenaikan tersebut, mengingat belum signifikan.

“Masyarakat kami imbau tetap bijak dalam menghadapi situasi saat ini,” kata Virgilio.

Terpisah, Kabid Perdagangan Disperindag Gunungkidul Yuniarti Ekoningsih sebelumnya mengatakan, harga kedelai impor saat ini berada di kisaran Rp 9 ribu per kilogram. Kenaikan ini terutama dirasakan sejak akhir tahun 2020. Sebab di awal Desember, harga kedelai impor masih di kisaran Rp8.500,00 per kilonya.

“Secara otomatis harga tahu-tempe jadi ikut naik, selisihnya Rp500,00 per papan,” kata Yuni. (Hery)

infogunungkidul

Recent Posts

Truk Hino Terguling di Tikungan Bokong Semar, Sopir Luka Memar

BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…

8 jam ago

Kapolresta Sleman Bantah Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu dalam Bazar di Maguwoharjo

SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…

2 hari ago

Ribuan Mahasiswa UGM Wisuda Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027

YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…

3 hari ago

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…

3 hari ago

Ratusan Mahasiswa UNY Ikuti Wisuda Periode Oktober 2026

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…

3 hari ago

Mencuri Motor, Warga Gunungkidul Ditangkap Polisi

BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…

5 hari ago