Rabu Kliwon-Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar petani sejahtera. Tetapi kalau pola lama masih dipakai, Presiden menilai, sampai kapan pun petani tidak akan sejahtera. Menurutnya, petani harus didorong ke arah budidaya on-farm menyatu dengan of-farm dalam wadah besar bernama korporasi.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjabarkan on-farm disatukan dengan of-farm merupakan jalan keluar untuk meningkatkan keuntungan petani.
Fakta lapangan, dalam hal tanaman padi, demikian Amran menjabarkan, saat ini petani tercengkeram banyak hal: tidak bisa membuat benih unggul, tidak bisa membuat pupuk, alat pertanian, alat pengepakan produk untuk dipasarkan.
Terobosan yang ditempuh, dari hulu hingga hilir dalam hal cocok tanam padi harus ditangani petani bukan terpenggal-penggal seperti sekarang. Menjabarkan pikiran Presiden, tujuannya cukup jelas, supaya keuntungan yang diperoleh petani lebih besar.
Oleh sebab itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan, kelompok tani yang kecil-kecil harus bergabung membentuk korporasi petani. Konon pemerintah telah menyiapkan dana untuk korporasi tersebut.
“Kementrian Pertanian akan memberikan bantuan berupa mesin penggilingan padi atau rice milling unit (RMU) secara gratis 4.000 unit,” ujar Amran tanpa menyebut, kapan kebijakan tersebut direalisasikan.
Kebijakan di atas tergolong nekad, karena pengelolaan korporasi petani berbau kapitalime. Penerapannya belum tentu 10 tahun bisa berjalan, mengingat faktor sumber daya manusia petani belum memadai.
Penulis: Bambang Wahyu Widayadi
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…