PERISTIWA

Iring-Iringan Mobil Pemadam Kebakaran, Seorang Pelajar Terlibat Kecelakaan

WONOSARI-SELASA LEGI | Kejadian apes dialami Nova Ritama (18) pelajar asal Padukuhan Sukorejo, 05/09, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen, ketika bermaksud mengikuti iring-iringan mobil Pemadam Kebakaran justru terlibat kecelakaan di Jalan Ki Ageng Giring tepatnya di Simpang Empat Pancuran Padukuhan Besari, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa, (25/01/2022) pukul 02.38 WIB.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto menjelaskan, kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor jenis Yamaha Vega dengan Nomor Polisi (Nopol) AB-5340-UF dengan mobil Pemadam Kebakaran Nopol : AB-8450-RD.

Sebelum peristiwa kecelakaan terjadi, di wilayah Kapanewon Semanu sedang terjadi kebakaran. Kemudian UPT Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gunungkidul menerjunkan 3 (tiga) unit mobil Pemadam Kebakaran.

Ketiga mobil Pemadam kebakaran Berjalan dari arah Barat/Siraman menuju ke arah Timur/Wonosari dengan membunyikan sirine. Sementara saat itu korban berada di warung angkringan depan MTS Wonosari.

Mendengar suara sirine korban penasaran dan dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega berboncengan dengan temanya Revangga Danu Saputra (16) asal Padukuhan Siyono Tengah, 38/07, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen melaju dari arah Utara (Siyono) bermaksud mengikuti iring-iringan mobil pemadam kebakaran.

Sesampainya di tempat kejadian pada Jalan Persimpangan Empat sedang melintas mobil Pemadam Kebakaran nomor 3 (tiga) sedangkan mobil pemadam kebakaran nomor 1 dan 2 sudah terlebih dahulu melewati simpang empat ke arah Timur (Semanu).

“Karena laju sepeda motor korban kencang, pengemudi mobil Pemadan Kebakaran Nomor 3 berusaha melakukan upaya pengereman akan tetapi jarak sudah dekat dan pengendara sepada motor tidak bisa menguasai laju sepada motornya sehingga terjadi tabrakan,” jelas Suryanto.

Lebih lanjut disampaikan Suryanto, pasca kejadian sopir mobil Pemadam Kebakaran Wiwit Nurcahyo (36) warga Padukuhan Tukluk, 05/02, Kalurahan Semin, Kapanewon Semin, tidak mengalami luka.

“Untuk pengendara sepeda motor mengalami luka sobek kaki kanan dan kiri, patah kaki sebelah kiri, sadar dan di rawat di RSUD Wonosari, sementara pembonceng menderita luka lecet dagu kiri, nyeri dada, sadar dan juga dirawat di RSUD Wonosari,” pungkas Suryanto. (Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

14 jam ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

6 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

6 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

7 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

7 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

7 hari ago