GUNUNGKIDUL-MINGGU PAHING|Demo sopir truk menuntut kemudahan uji KIR. Dijawab langsung Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul Irawan Jatmiko, dengan janji akan mempermudah uji KIR.
Hal tersebut menuai tanggapan berbagai pihak. Salah satunya Aris Suryanto. Mantan Sekdin Kominfo Kabupaten Gunungkidul ini berpandangan, bahwa uji KIR merupakan sebuah prosedur yang bagi banyak pengemudi dianggap mahal, berbelit, dan menyulitkan.
Pernyataan Kepala Dinas Perhubungan, tidak serta-merta menjadi kabar baik. Justru, Aris berujar, akan menimbulkan pertanyaan mendasar, apa yang sebenarnya berubah?.
“Sementara tidak ada pengadaan alat baru, tidak ada perubahan metode uji, dan tenaga pengujinya tetap sama. Apakah kemudahan ini adalah reformasi layanan, atau justru membuka ruang baru bagi praktik manipulasi hasil?,” tanya Aris.
Jika sistem tidak diperbaiki, Aris berpandangan, janji kemudahan justru berisiko melegalkan praktik “jual beli kelayakan” yang selama ini menjadi keluhan terselubung di kalangan sopir maupun pemilik kendaraan angkutan.
Demo sopir truk terkait uji KIR juga ditanggapi Slamet, S.Pd., M.M. Mantan anggota DPRD DIY ini berpendapat, bahwa demo demi upaya perbaikan layanan merupakan hal positif.
“Saya kira hal positif sepanjang tuntutannya adalah demi upaya perbaikan layanan dan menghilangkan pungli,” ucapnya (Minggu 29/06) pagi.
Slamet berpandangan, bahwa Uji KIR pada armada angkutan barang seperti truk memiliki beberapa manfaat penting, terutama terkait keselamatan dan kepatuhan hukum.
Uji KIR juga dirasa penting guna memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, mengurangi risiko kecelakaan, dan membantu menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, uji KIR juga merupakan kewajiban hukum bagi kendaraan niaga.
“Sehingga, bentuk kemudahan harus diartikan sebagai kecepatan dan akurasi pelayanan bukan dimaknai adanya permakluman jika ada persyaratan yang tak terpenuhi. Sepanjang persyaratan lengkap tak ada alasan pemerintah mempersulit KIR,” pungkasnya.
Penulis: Akbar Nhs
Editor: HRD
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…