POLITIK

Jelang Pelaksanaan Pilkada, KPPS se Kapanewon Saptosari Jalani Rapid Test Serentak

SAPTOSARI-MINGGU PAHING | Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Gunungkidul 9 Desember 2020 mendatang, jajaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari menjalani rapidtes, Sabtu, (21/11/2020).

Sugeng, Petugas Sekretatiat, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kalurahan Kanigoro, menjelaskan, pelaksanaan rapidtes dilaksanakan secara serentak dan bergilir dari kalurahan satu ke kalurahan lainnya se Kapanewon Saptosari.

“Rapid test umumnya diikuti oleh semua petugas KPPS mulai dari Ketua sampai keamanan yang berjaga seperti Linmas,” terang Sugeng, disela acara rapidtes.

Lebih lanjut Sugeng menyampaikan, hasil dari rapid test langsung dapat di umumkan di tempat dan apabila ada peserta yang mengalami reaksi maka sesuai kebijakan pemerintah, yang besangkutan segera diswab serta disarankan untuk isolasi mandiri di rumah.

Ditempat yang sama Tri Agustina (39) Ketua Koordinator Petugas Rapid dari Puskesmas Saptosari menyampaikan, untuk kelancaran pelaksanaan pemeriksaan rapid, petugas KPPS diharapkan proaktif menghadiri undangan yang telah disampaikan melalui Pemerintah Kalurahan.

“Saya berharap supaya KPPS mau bekerjasama dalam pelaksanaan rapid test ini, dengan mematuhi protokol kesehatan dan menghadiri undangan Pemerintah Kalurahan setempat. Supaya kami dapat bekerja dengan maksimal dan akan berjalan lebih cepat,” ungkapnya.

Sementara itu Ridwan (53) Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Saptosari menjelaskan, pentingnya rapid test untuk petugas KPPS dalam masa pandemi, supaya dalam menjalankan tugas Pilkada nanti bebas covid.

“Dengan mematuhi protokol kesehatan juga membantu pencegahan penularan covid 19,” terang Ridwan.

Ridwan menambahkan, pihaknya menghimbau kepada warga masyarakat khususnya Kapanewon Saptosari agar senantiasa mamatuhi protokol kesehatan. Menurutnya, masyarakat khususnya warga Saptosari banyak yang kurang mematuhi himbauan pemerintah.

“Terkait 3 M , Mencuci tangan, Memakai Masker, dan Menjaga Jarak, baik itu di pasar dan tempat wisata. Masih kita jumpai banyak warga yang tidak mengenakan masker, selain itu beberapa warung makan juga ada yang belum menyediakan tempat cuci tangan,” tutup Ridwan. (Karyanto)

 

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

21 jam ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

22 jam ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

1 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

1 hari ago