EKONOMI

Jerami: Pemerintah Hanya Menawarkan Bekerja Keluar Negeri dan Perusahaan

PLAYEN, Minggu Wage-Lembaga Swadaya Masyarakat, Jejaring Rakyat Mandiri(Jerami), Rico Caroko mengkritisi Pemerintah Daerah terkait keterlibatan pemuda dalam dunia pertanian. Pemerintah selama ini dianggap tidak mendorong pemuda untuk menjadi petani, tetapi justru menawarkan pekerjaan keluar negeri dan ke perusahaan-perusahaan.

Hal ini diungkapkan Rico Caroko disela-sela acara saresehan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Balai Desa Bleberan, Playen, Minggu, (18/02).

Krisis pemuda yang semakin lama meninggalkan profesi sebagai petani menjadi perhatiannya. Karena dengan semakin sedikitnya petani, niscaya ketahanan pangan tidak akan terwujud.

Ia berharap, untuk regenerasi petani para pemuda harus ditanamkan jiwa petani. Hal ini dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak diantaranya pemerintah, dan pemuda itu sendiri.

Kalau pemerintah tidak mendorong para pemuda untuk dididik menjadi petani mustahil anak muda yang mau jadi petani, mereka akan banyak yang bekerja di perusahaan.

Sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah untuk menimbulkan jiwa petani. Ia mencontohkan, sekali-kali karangtaruna muda diajak keluar negeri seperti Korea, jepang, di sana menjadi petani cukup menjanjikan dan banyak yang sukses. Sehingga menimbukan semangat untuk menjadi petani.

Saat ini, menurutnya, pemerintah belum memberikan kesempatan itu kepada pemuda yang ditawarkan justru bagaimana bisa bekerja keluar negeri atau ke perusahaan.

Ia mengharapkan pemerintah berpihak kepada petani, baik regulasi maupun programnya berpihak kepada para pemuda.

Rico Caroko: Yang Terpenting Menanamkan Jiwa Petani Kepada Pemuda

Dalam acara saresehan KTNA di Balai Desa Bleberan, Playen dihadiri, Wabub Gunungkidul, Dr. H. Immawan Wahyudi, SH.MH, Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Suharno, SE, Ketua KTNA Gunungkidul, Slamet, S.Pd, MM, Ketua KTNA DIY dan seluruh Gapoktan seluruh Gunungkidul.

 

Reporter: W. Joko Narendro_ig

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 hari ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

2 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

1 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

1 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago