PERISTIWA

Joni Purwo Prasetyo: Bapak Tidak Menerima Pensiunan PNS, Meninggal Tanpa Santunan

NGAWEN-SENIN KLIWON | Menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan salah satu profesi yang diinginkan bahkan didambakan oleh sebagian besar masyarakat. Namun Tidak semua bernasib baik layaknya PNS pada umumnya.

Salah satu PNS bernasip kurang beruntung yakni Sukina (69) warga Tempuran Kulon RT 002/013 Desa Kampung Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul DIY.

Sukina (69) warga Tempuran Kulon RT 002/013 Desa Kampung Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul DIY. Menerima SK CPNS oleh Kementerian Agama RI pada 1 November 2014, setelah pensiun, Sukina tidak pernah mendapatkan uang pensiun, hingga minggal tidak menerima uang santunan kematian. (Sumber: dok.kel)

Bapak dari kedua orang putra yakni Joni Purwo Prasetyo (30) dan Fajar Nur Hidayat (22), menerima SK CPNS oleh Kementerian Agama RI pada 1 November 2014, setelah pensiun, Sukina tidak pernah mendapatkan uang pensiun.

 

INFO HARI INI – BANTU KEBUTUHAN MAKAN, URUS TERNAK PELIHARAAN

 

Dikisahkan oleh Joni Purwo Prasetyo putra pertamanya, bahwa Sukina ayah kandungya kini telah meninggal dunia pada Senin, 1 Juni 2020 lalu, pukul 22.40 WIB di RSI Cawas Klaten Jawa Tengah.

Diketahui Sukina pensiunan PNS meninggalkan dua orang anak laki-laki, dan satu orang istri yakni Paryati (50). Almarhum meninggal lantaran penyakit jantung.

Dikatakan Joni, selain almarhum ayah kadungnya tidak mendapat gaji pensiunan, hingga meninggal duniapun tanpa santunan.

 

INFO HARI INI – HINDARI TABRAKAN TRUK SARAT MUATAN ALAMI INI

 

“Bapak dulu pernah bilang tidak mendapat pensiunan lantaran terganjal aturan”, ungkapnya.

Sebelum diangkat PNS, lebih jauh Joni mengisahkan, Sukina telah mengapdi sebagai tenaga honor di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngawen selama 15 tahun. Selanjutnya setelah menerima SK CPNS Sukina ditempatkan di KUA Kecamatan Semin hingga masa jabatanya berakhir.

Tertera pada SK CPNS Sukina diangkat dengan Golongan I/c dan berhak menerima gaji Rp 1.445.680,- (satu juta empat ratus empat puluh lima ribu enam ratus delapan puluh rupiah)

 

INFO KULINER & BISNIS – BOOMING, LEZAT, KAYA MANFAAT BANYAK DIBURU KAUM HAWA

 

Dengan nada bingung Joni merasa tidak tahu penyebab almarhum ayahnya tidak mendapatkan uang pensiun seperti layaknya PNS pada umumnya, maupun santuanan kematian sekalipun.

“Saat pensiun bapak hanya bilang, “bapak tidak mendapatkan gaji pensiun karena terkena aturan baru”, ucap Joni menirukan.

Terkait aturan baru yang dimaksud, kepada awak media Joni memyampaikan tidak tahu pasti. Hanya saja ia menyayangkan, bahwa tidak ada perhatinya sama sakali hingga ayahnya meninggal. (Win)

 

INFO HARI INI – UNIK, PENGANTIN PANDEMI

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Larang Seluruh Personel Gunakan Vape

YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…

1 hari ago

Truk Hino Terguling di Tikungan Bokong Semar, Sopir Luka Memar

BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…

2 hari ago

Kapolresta Sleman Bantah Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu dalam Bazar di Maguwoharjo

SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…

4 hari ago

Ribuan Mahasiswa UGM Wisuda Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027

YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…

4 hari ago

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…

5 hari ago

Ratusan Mahasiswa UNY Ikuti Wisuda Periode Oktober 2026

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…

5 hari ago