Berikutnya, barang yang dikeluarkan dari lokasi tidak menjadi tanggungjawab BPKA DIY.
Dalam klarifikasinya, Kades Nglindur mengaku ikut mengajukan lelang, namun kalah.
“Hanya selisih Rp 5 juta,” ujarnya.
Kalau diisukan ada pencurian barang milik negara, menurut Kades Supriyana, itu tudingan yang salah kamar.
“Pak Sugiharto telah membayar lunas,” tegasnya.
Ditanya soal subyek atau pemenang lelang yang disebut di dalam SPPB, dia mengaku memang bukan dirinya, tetapi Sugiharto.
“Saya membeli barang bongkaran dan tebangan pohon ke Pak Sugiharto selaku pemegang SPPB,” pungkasnya. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…