Berikutnya, barang yang dikeluarkan dari lokasi tidak menjadi tanggungjawab BPKA DIY.
Dalam klarifikasinya, Kades Nglindur mengaku ikut mengajukan lelang, namun kalah.
“Hanya selisih Rp 5 juta,” ujarnya.
Kalau diisukan ada pencurian barang milik negara, menurut Kades Supriyana, itu tudingan yang salah kamar.
“Pak Sugiharto telah membayar lunas,” tegasnya.
Ditanya soal subyek atau pemenang lelang yang disebut di dalam SPPB, dia mengaku memang bukan dirinya, tetapi Sugiharto.
“Saya membeli barang bongkaran dan tebangan pohon ke Pak Sugiharto selaku pemegang SPPB,” pungkasnya. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…