PERISTIWA

Kalurahan Baleharjo Ditetapkan Sebagai Kalurahan Moderasi Beragama dan Sadar Kerukunan

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI menyelenggarakan dialog lintas agama dan sosialisasi moderasi beragama untuk Kabupaten Gunungkidul, Sabtu, (27/03/2021). Kegiatan tersebut sekaligus sebagai penetapan Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari sebagai Kalurahan Moderasi Beragama dan Sadar Kerukunan.

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Parangkusumo Hotel Ross-In Yogyakarta dibuka oleh Sekjen PKUB Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag.,

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi DIY, Drs. H. Edi Gunawan, M.Pdi., Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta, Kepala Kemenag Gunungkidul H. Arief Gunadi dan sejumlah undangan lainnya.

Edi Gunawan, dalam sambutannya mengatakan, bukan tanpa alasan dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat penyelenggaraan dialog lintas agama, karena DIY memiliki branding city of toleran yaitu kota yang memiliki tingkat toleransi yang tinggi.

“Terlebih di Kabupaten Gunungkidul memiliki umat beragam yang sangat heterogen seluruh agama formal di Indonesia ada di Gunungkidul, namun kerukunan sangat terjaga, dan dialog inilah merupakan kunci membangun komunikasi, karena dengan komunikasi yang baik maka keharmonisan akan terwujud”, ungkap Edi.

Ditempat yang sama, Sekjen PKUB, H. Nizar juga menyatakan, bahwa dengan dialog dapat mengetahui dan mengurai permasalahan serta mampu memilihara moderasi kerukunan umat beragama. Dengan terwujudnya dialog dan komunikasi yang baik harapanya kasus-kasus intoleransi dapat diminimalisir.

Sebelum acara diakhiri dengan pemukulan gong, Bupati Gunungkidul mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Agama yang telah menyelenggarakan dialog lintas agama. Sunaryanta meyakini, kegiatan seperti ini akan memberikan manfaat yang besar dan mampu menjaga kondusifitas toleransi antar umat beragama.

“Dengan peran serta dan sinergi seluruh elemen masyarakat, seluruh lembaga keagamaan yang ada Alhamdulillah di Gunungkidul tidak ada intoleransi,” tutup Sunaryanta. (Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Pria asal Semanu Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…

19 jam ago

Polda DIY Larang Seluruh Personel Gunakan Vape

YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…

3 hari ago

Truk Hino Terguling di Tikungan Bokong Semar, Sopir Luka Memar

BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…

4 hari ago

Kapolresta Sleman Bantah Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu dalam Bazar di Maguwoharjo

SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…

6 hari ago

Ribuan Mahasiswa UGM Wisuda Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027

YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…

6 hari ago

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…

1 minggu ago