Koordinator penyaluran air besih Hanggoro Adiyanto di tempat yang sama kepada sejumlah awak media mengungkapkan, gerakan Pramuka Kwarda DIY sebelumnya telah menjalin koordinasi dengan Pramuka Kwarcab Gunungkidul untuk melakukan pendataan kebutuhan air bersih.
Beberapa lokasi, dijelaskan secara rinci oleh Hanggoro, di antaranya Kecamatan Tepus dan Patuk. Dipilihnya wilayah tersebut menurutnya berdasarkan permohonan dari beberapa pengurus dan Pembina Pramuka.
VIDEO TERKAIT:
“Tidak menutup kemungkinan sebaran lokasi akan bertambah di kecamatan lain bahkan Kwarcab lain yakni Bantul, Kulonprogo, maupun Sleman,” ungkap Hanggoro Adiyanto.
Hanggoro Adiyanto juga menyampaikan bahwa kegiatah penyaluran air bersih telah dilaksanakan sejak hari Selasa, (3/9) lalu. Dengan harapan air bersih dapat digunakan masyarakat secara bersama-sama.
Sumber dana penyaluran air bersih, dikatakan Hanggoro, didapatkan melalui donasi anggota yang terkumpul, baik pengurus dan purna Pramuka di DIY serta beberapa sumber donasi perseorangan maupun komunitas di luar unsur Pramuka.
Menurutnya Donasi masih dibuka. Hanggoro juga melaporkan bahwa saat ini telah tersalurkan 30 tangki, dari 60 tangki yang rencanakan. (red)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…