PATUK – Rabu Pahing | Kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul, berdampak pada menurunnya produksi buah durian di Kecamatan Patuk. Kurangnya asupan air, membuat pohon durian tak dapat berbuah secara maksimal.
Dalimin warga Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk mengungkapkan, biasanya Ia mulai panen buah durian sejak memasuki bulan November di setiap tahunnya. Namun karena kemarau panjang, para petani durian nyaris gagal panen.
“Saat ini hanya beberapa biji saja durian yang bisa dipanen,” katanya, Senin, (16/12/2019).
Dari tiga pohon durian yang dimiliki Dalimin, hanya berbuah 60 biji. Sementara tahun-tahun sebelumnya, bisa berbuah hingga ratusan biji.
“Rata-rata satu pohon bisa berbuah 50 biji,” katanya.
Buah durian yang dipanen Dalimin adalah jenis durian lokal asli dari Desa Nglanggeran. Iapun tetap menjual durian yang dipanen, meskipun tidak banyak seperti tahun-tahun kemarin.
“Semua yang saya jual durian lokal, tidak ada yang dari luar, durian ini masak di pohon, tentu rasanya berbeda dengan durian yang masak setelah dipetik,” kata Dalimin saat ditemui di lapak buahnya, jalan Nglanggeran-Patuk.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - RABU PAHING, AS (81) seorang lansia warga Padukuhan Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…