PERISTIWA

Kesaksian Pasien Covid-19 Berhasil Sembuh

WONOSAR – MINGGU WAGE | Pasien positif menderita Corona virus Disease atau Covid-19 yang terkonvergensi negatif atau telah dinyatakan sembuh, tentu menjadi kabar yang membahagiakan. Khamdan (51) mantan pasien urutan 04, warga Padukuhan Gadungsari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari kini dinyatakan sehat oleh dokter, sehingga pada hari Sabtu (02/05) telah di izinkan pulang.

Ditemui di rumahnya Khamdan, pria yang akrab dengan sapaan Pak Haji tersebut, membagikan cerita saat dirinya terinfeksi Covid-19 hingga saat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Wonosari.

Bahkan saat mengutarakan ceritanya, pria tersebut sempat meneteskan air mata lantaran ia sangat bersyukur masih diberi kesehatan.

INFO HARI INI-TEMBUS 1000 LEBIH ODP, KETUA DEWAN MELAKUKAN KUNJUNGAN MENDADAK

Ia memulai bercerita pada awalnya, dirinya melakukan perjalanan pulang dari Jakarta di jemput oleh Roni warga setempat. Sesampainya di rumah, ia berinisiatif untuk memeriksakan diri ke salah satu dokter di wilayah Desa Baleharjo. Tak hanya itu, Khamdan juga telah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya.

“Saat itu juga saya periksa ke Dokter Harjuna Baleharjo, yang kemudian diberikan surat keterangan sehat yang dikirim melalui pesan WhatShapp saya,” jelasnya.

Khamdan pun juga menegaskan, kabar mengenai penjemputan dirinya sepulang dari Jakarta yakni tetangganya bernama Pardi tidak lah benar.

Pardi diketahui merupakan tetangganya yang telah meninggal dunia, sementara istrinya yang bernama Siti dinyatakan sebagai pasien positif Covid-19 urutan 03 setelah warga Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong dan seorang anggota Polisi warga Desa Logandeng, Kecamatan Playen.

“Memang saya perah bertemu dengan bapak Pardi, sepulang dari Jakarta, itupun jaraknya juga jauh, Pardi pun meninggal dunia karena indikasi sakit paru-paru,” jelasnya.

Setelah dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19 pria yang ramah senyum itu tak henti – hentinya mengucap rasa syukur. Sembari meneteskan air mata, Khamdan pun berterimakasih kepada perawat maupun dokter yang telah memberikan pelayanan dan perawatan selama dirinya menjalani karantina di ruang isolasi RSUD wonosari.

“Tidak terbayangkan mbaknya (perawat) dan bapak (Dokter) dengan sabarnya saat merawat saya, sangatlah saya mengucapkan berterimakasih,” pungkasnya. (Hery)

INFO HARI INI-BERSINGGUNGAN LANGSUNG DENGAN PASIEN PULUHAN RELAWAN IKUTI RAPID TEST INI HASILNYA

infogunungkidul

Recent Posts

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

10 jam ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

1 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

2 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago