WONOSARI-JUMAT PAHING | Larangan mudik bisa menjadi pemasukan ekonomi pada pariwisata Gunungkidul menurun. Hal ini dinilai, pengunjung kebanyakan berasal dari luar.
Kepala Dispar Gunungkidul Asti Wijayanti mengungkapkan, pihaknya sebelumnya menyatakan kunjungan lokal bisa jadi alternatif untuk menggerakkan sektor pariwisata. Khususnya di wilayah Jawa Tengah-DIY.
“Berdasarkan survei yang kita lakukan, wisatawan asal Jawa Tengah (Jateng) masih mendominasi kunjungan di Gunungkidul. DIY sendiri di posisi ketiga,” katanya Jum’at (16/04/2021) siang.
Asti mengatakan, meskipun tidak ada pemudik, dinilai wisatawan lokal tetap bisa membantu kunjungan wisata di Kabupaten Gunungkidul. Ia sendiri menyebut, sudah memprediksi munculnya kebijakan tersebut. Itu sebabnya solusi alternatif tersebut langsung disusun agar pariwisata Gunungkidul tetap stabil.
Asti juga mengakui jika larangan mudik akan membuat kunjungan wisata tak maksimal. Namun ia optimis tetap ada peningkatan saat masa Lebaran nanti, dibanding hari biasa.
“Kami siapkan demi menyambut Lebaran tahun ini, prokes juga akan lebih kami perketat,” pungkasnya. (Heri)
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…