WONOSARI, KAMIS LEGI – Penyelenggara Pemilu, dalam hal ini KPU, menyangkut daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih tetap DPT tidak pernah beres. Selalu belepotan dengan pemilih ganda. Penyelenggara Pemilu – KPU, Bawaslu dan peserta pemilu – Partai politik, saling tuding.
Akbar Faisal, politisi Nasdem mengomentari DPS dan DPT yang tak kunjung beres dengan ungkapan satire (sindiran tajam).
“Inilah negeriku, yang membayangkan pergi ke bulan, tetapi membereskan data penduduk tidak pernah bisa,” ujar Akbar, di acara ILC (11/09).
Dia berfikir, kerja pengumpulan data pemilih sudah selesai, karena Inonesia telah berulang kali melaksanakan pemilu. Akbar kecewa, karena KPU gagal bekerja.
Daftar pemilih ganda serta pemilih yang telah meninggal menjadi bahan olok-olok yang tidak elok dan aneh. Temuan Bawaslu dengan temuan parpol, untuk obyek yang sama (daftar pemilih), angkanya berbeda.
Mochammad Afifuddin (Bawaslu) mengaku menemukan 1 juta lebih pemilih ganda, sementara Pipin Sopian dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membeberkan penemuaan 25 juta daftar pemilih ganda.
Menanggapi temuan pemilih ganda dan pemilih yang telah mati, Viryan Azis (Komisioner KPU) bercerita, penelusuran data pemilih yang telah meninggal diburu hingga ke kuburan.
Soal daftar pemilih ganda, pakar komunikasi politik Effendi Gazali mencurigi adanya penggunaan standar ganda dalam penyusunan DPS dan DPT.
KPU mengakui, DPS dan DPT 2019, dasarnya adalah DPT Pemilu 2014 disandingkan dengan DP4 produk Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
Lukman Edy Ketua DPP PKB menyarankan, penyusunan DPS dan DPT Pemilu 2019, mestinya bahan dasarnya satu sumber, yaitu DP4 produk Dukcapil. Menurutnya, kegandaan dalam DPS atau DPT relatif mudah dilacak. (Red)
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…