PERISTIWA

KODIM 0730/GK dan IKAPTK Ganti Air Mata dengan Mata Air

GEDANGSARI – MINGGU WAGE | Semakin viral gerakan “Mari Wakaf Mata Air untuk Menggantikan Air Mata” di Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul membuat gerakan ini menjadi sebuah gerakan yang sudah membudaya di masyarakat setempat.

Gerakan ini merupakan sebuah upaya bagi warga masyarakat Gedangsari dalam mengatasi masalah yang dihadapi selama ini berupa Sumber Air Bersih (SAB) dengan cara pembangunan sumur gali maupun sumur bor lengkap berikut jaringannya hingga ke Saluran Rumah (SR).

Berbagai lembaga seperti BUMN, BUMD, Instansi, Komunitas, bahkan perseorangan turut ambil bagian dalam penanganan masalah air bersih khususnya di wilayah Gedangsari.

Baru-baru ini Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Gunungkidul di bawah Komando Drs. Azis Saleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Gunungkidul didampingi Arif Aldian, S.STP, M.Si Kabag Organisasi Setda Kabupaten Gunungkidul dan M. Imam Santoso Panewu Gedangsari, serta Darmawan Anshori TKSK Gedangsari, memberikan bantuan stimulan berupa uang senilai 11 juta rupiah.

Bantuan tersebut disalurkan melalui program Kodim 0730/Gunungkidul berupa “Yuk Patungan untuk 100 Sumur Bor di Gedangsari”.

Bantuan diterima langsung oleh Kasdim mewakili Dandim 0730/Gunungkidul di ruang kerjanya Kamis, (07/09/20).

Pada kesempatan tersebut Dandim 0730/Gunungkidul melalui Kasdim mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada IKAPTK Gunungkidul atas bantuan dan kepeduliannya terhadap permasalahan air bersih khususnya di wilayah Kapanewon Gedangsari.

Selain itu, Dandim berharap akan lebih banyak lagi donatur yang dapat turut serta berpartisipasi mengatasi masalah air bersih di wilayah Kapanewon Gedangsari.

“Sehingga di tahun-tahun mendatang tidak ada lagi cerita warga masyarakat Kapanewon Gedangsari kesulitan air bersih,” Ucapnya.

Bantuan tersebut oleh Kasdim langsung diserahkan ke pihak Kapanewon Gedangsari agar dapat langsung dimanfaatkan sebagai dana stimulan Pembangunan sumur bor.

Lebih lanjut, Dandim 0730/Gunungkidul berpesan, bahwa sumur bor tesebut agar nantinya dijaga dan dikelola dengan baik melalui kelompok yang dibentuk oleh masyarakat itu sendiri.

“Sehingga nantinya baik operasional dan pemeliharaan sumur berikut peralatannya tidak mengalami kendala,” pungkasnya. (Red)

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

3 hari ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

4 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

1 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

1 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago