Categories: NASIONAL

Korban Gempa Lombok Terus Bertambah, ACT Kirimkan Tim Medis

LOMBOK, SENIN LEGI – Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat diguncang gempa 6,4 sr, pulul 05,47 WIT, Minggu (29/07). Infrastruktur rusak berat, korban jiwa berjatuhan. Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengirimkan tim medis.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa Lombok menyebabkan sedikitnya 15 korban tewas. Sementara jumlah korban luka mencapai angka 40 orang.

Alfian salah satu personil Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB mengatakan, pendataan masih terus dilakukan di wilayah paling dekat dengan episentrum gempa.

“Angka korban jiwa dan korban terluka masih akan terus bertambah. Sampai sore ini Tim ACT NTB dibantu sejumlah relawan terus bergerak melakukan pendataan,” kata Alfian Minggu (29/07).

Untuk penanganan medis yang mendesak pasca gempa, lanjut dia, ACT mengerahkan tim medis ke berbagai lokasi.

Relawan medis dikerahkan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) NTB menuju ke Lapangan Sajang, Sembalun, Lombok Timur.

Sementara itu koordinator Emergency Response ACT, Kusmayadi mengatakan, Tim ACT dan MRI NTB bergerak secara bersamaan di dua wilayah terdampak paling parah, meliputi Lombok Timur, dan Lombok Utara.

“Kami masih terus mengumpulkan data. Kabar yang masuk dari Lombok Utara, kerusakan cukup parah terjadi di Desa Anyar, Lombok Utara,” ujar Kusmayadi.

Berdasarkan data yang dihimpun Tim Emergency Respons ACT menujukkan, jumlah korban jiwa paling banyak berada di Kabupaten Lombok Timur.

Menurut dia, sedikitnya delapan korban tewas berasal dari wilayah Lombok Timur. Dua korban tewas lainnya asal wilayah Lombok Utara.

Untuk data korban luka-luka, data sementara Ahad (29/07) sore, 10 korban luka berat dan 10 korban luka ringan berasal dari Lombok Timur. Sementara di Lombok Utara terdata 13 orang korban luka dirawat di di Puskesmas Senaru, tujuh orang lainnya dirawat di Puskesmas Bayan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat peduli membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah gempa  Lombok,” pungkasnya. (Jk/ig)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

5 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago