POLITIK

KPPS yang Belum Rapid Test Diminta Untuk Cek Kesehatan

WONOSARI-SELASA PON | Polemik soal petugas KPPS yang belum menjalani Rapid Test akhirnya mendapatkan jalan tengah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul memutuskan mereka menjalani cek kesehatan standar.

Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan bahwa, keputusan tersebut didasarkan pada surat jawaban konsultasi dari KPU DIY.

“Suratnya kami terima tadi malam, dan disarankan ada pemeriksaan kesehatan bagi mereka yang belum Rapid Test,” katanya di Kantor KPU Gunungkidul, Selasa, (08/12/2020).

Hani menjelaskan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan berupa cek suhu, tensi, serta memastikan tidak ada gejala yang jadi indikasi COVID-19. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh petugas medis Puskesmas setempat.

Kendati begitu, Hani mengatakan pemeriksaan kesehatan tersebut jadi opsi terakhir. Rapid test tetap jadi opsi utama karena sebelumnya KPU Gunungkidul memberi batas maksimal hingga hari ini untuk pemeriksaan tersebut.

“Jadi bagi mereka yang belum melakukan Rapid Test, apa pun alasannya akan diarahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.

Hani mengatakan para petugas KPPS yang tidak menjalani Rapid Test akan diperketat protokol kesehatannya saat pencoblosan. Hal ini demi menjamin keamanan semua pihak yang berada di TPS.

Sebelumnya KPU Gunungkidul mencatat sebanyak 762 petugas KPPS belum menjalani Rapid Test. 270 di antaranya berasal dari Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo.

Panewu Karangmojo Marwanta Hadi menuturkan ratusan petugas KPPS tersebut enggan melakukan Rapid Test karena trauma. Sebab Bejiharjo sebelumnya masuk zona merah dan mereka pernah harus menjalani isolasi mandiri.

“Tapi kami tetap mengupayakan agar mereka yang enggan ini bersedia menjalani Rapid Test, dengan memberikan pemahaman dan pendekatan,” kata Marwanta. (Hery)

 

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

1 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

5 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

5 hari ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

5 hari ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

5 hari ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 minggu ago