WONOSARI-SABTU PON| Bambang Krisnadi, matan birokrat sekaligus mantan anggota DPRD DIY menyatakan, salah satu ketidaksiapan menjadi kota tujuan wisata adalah menyikapi kemacetan / kepadatan lalu lintas. Hal kemacetan adalah menjadi salah satu ciri khas perkembangan pariwisata.
Menurutnya, itu hampir terjadi di semua kota tujuan wisata di dunia. Tidak jauh beda dengan jalan tol. Mau tambah berapa lajur pun tidak ada jaminan tidak macet. Upaya yang mesti dilakukan adalah menyesuaikan manajemen lalu lintas (satu arah – buka tutup – ganjil genap).
“Saya sering mengingatkan bahwa hiruk pikuk pembangunan industri pariwisata menjadi tidak memiliki nilai kalau tidak mampu menurunkan angka kemiskinan, stunting dan gandir,” ujar BK, sapaan Bambang Kris 18-12-,2021.
Dia menegaskan, eforia pariwisata tidak terstruktur – prerequisite (prasyarat) pengembangan industri pariwisata diabaikan.
Sementara itu YouTuber Sarwanto H Swarso berpesan perlu adanya renungan ulang tentang pembangunan pariwisata Gunungkidul.
“Saya pernah ngobrol-ngobrol dengan salah seorang tokoh dan aktivis di Bali. Sebagian orang Bali menyesal daerahnya sebagai tujuan wisata. Kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah tidak berbanding lurus dengan nama besar Bali sebagai tujuan wisata,” timpalnya. (Bambang Wahyu)
SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…