KAWASAN Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan program pengembangan model rumah pangan yang dibangun dalam suatu kawasan (dusun, desa, kapanewon) dengan prinsip pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga melalui penyediaan aneka sayur dan buah serta sumber protein.
Selama ini KRPL, dihandle oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). Sayangnya yang KWT yang menangani KRPL yang difasilitasi Pemkab Gunungkidul belum banyak.
Tiap hari jiwa manusia GunungkIdul diberi nutrisi berbagai tayangan kesenian dengan label budaya, namun tidak boleh lupa bahwa fisik mereka perlu diberi asupan gizi yang seimbang dari hasil karya kebun sendiri. Artinya, tidak boleh dilewatkan gerakan pemberdayaan pemanfaatan pekarangan rumah.
Jika tahun ini menurut Wabup Gunungkidul baru bisa suport 7 KWT yang terfasilitasi KRPL maka tahun depan minimal per desa 1 KWT, sehingga setidaknya ada 144 KWT.
Jika tiap KWT disuport 15 juta rupiah, naka untuk 144 KWT diperlukan dana sekitar 2,1 milyar rupiah.
Anggaran sebesar itu sangat berarti untuk mendorong KWT bangkit menjaga ketahanan pangan. Jumlah itu tak akan terasa berat karena jika dibagi 45 anggota dewan, maka per anggota cukup membawa 4 KWT saja. Semoga mereka mau.
Colek om lasarus Lazarus Arintoko, selaku staf ahli Komisi B DPRD Gunungkidul.
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…